Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(BBC)
Dream - Dari semua penghuni sungai lembah Amazon, tidak ada yang lebih ditakuti daripada ikan kecil yang dikenal sebagai Candiru.
Makhluk ini memiliki panjang sekitar lima sentimeter, berbentuk seperti belut dan tembus pandang sehingga sulit dilihat di dalam air.
Masuk dalam golongan ikan parasit, Candiru mencari mangsa dengan cara yang tak biasa. Dia akan masuk ke dalam insang ikan yang lebih besar dan menancapkan dirinya dengan duri tajam yang ada di kepalanya.
Setelah itu dia akan meminum darah inangnya beberapa saat dan selanjutnya keluar untuk mencerna makanan yang baru didapatnya itu. Karena perilakunya dalam mencari mangsa tersebut, Candiru dijuluki sebagai ikan vampir.
Candiru yang memiliki nama latin Vandellia cirrhosa adalah sejenis ikan lele namun dengan ukuran tubuh yang sangat kecil. Konon, menurut legenda Amazon, ikan ini bisa masuk ke alat kelamin orang yang sedang buang air kecil di dalam air sungai Amazon.
Meskipun memiliki kebiasaan makan seperti vampir, penyebaran parasit ini tidak signifikan di sungai Amazon yang luas, dalam dan berlumpur. Kalau bukan karena mitos Candiru bisa mematikan manusia, ikan ini pasti tidak akan menarik perhatian ahli taksonomi Brasil.
Mitos Candiru banyak ditulis di awal abad ke-19 ketika para penjelajah Eropa bertemu suku-suku pedalaman Amazon.
Para penjelajah Eropa itu menulis kisah-kisah mengerikan tentang Candiru. Mereka bahkan menggambarkan Candiru lebih kejam dan ganas dari piranha yang juga banyak menghuni sungai Amazon.
Disebutkan bahwa Candiru akan tertarik pada amonia yang keluar dari insang mangsanya. Dengan cara yang sama, Candiru juga akan mengira air kencing yang mengandung urea sebagai amonia sehingga dia akan berenang ke dalam lubang kelamin wanita dan pria.
Tentu saja masuknya Candiru ke lubang alat vital akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Apalagi jika ikan ini menancapkan dirinya di saluran kencing dan menghisap darah di dalamnya
Karena menancap dengan kuat, ikan ini sangat sulit untuk dikeluarkan dan amputasi menjadi satu-satunya jalan.
" Satu-satunya cara untuk mencegah parasit mencapai kandung kemih, yang bisa menyebabkan peradangan dan akhirnya kematian, adalah segera mengamputasi penis," kata George Albert Boulenger, kurator di British Museum, menceritakan kisah temannya yang datang ke Brasil.
Namun kisah-kisah tentang Candiru tersebut hanya berdasarkan legenda dan cerita orang. Pada kenyataannya, menurut penelitian ilmiah ikan Candiru tidak berburu dengan mendeteksi amonia atau urea, tetapi dengan penglihatannya.
Pada tahun 2001, Stephen Spotte dari University of Connecticut di Avery Point dan rekan-rekannya melakukan pengujian tentang perilaku Candiru yang dikatakan suka masuk ke dalam lubang kelamin manusia.
" Bagaimana Candiru bisa berhasil menemukan mangsanya di air yang keruh dan kadangkala di waktu malam, tergantung pada kemampuan sensornya yang tajam. Mungkin kemampuan mendeteksi karakteristik rasa dan warna yang keluar dari mangsanya," kata Spotte.
Dalam percobaannya, Spotte menggunakan ikan mas dan cairan amonia untuk memancing Candiru makan. Temuan Spotte menunjukkan bahwa Candiru tidak tertarik dengan umpan cairan amonia, tetapi ikan ini mendekati mangsa yang berenang di sekitarnya.
(Sumber: BBC)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya