7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Sriwijaya Air (Merdeka.com)
Dream - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, optimistis dengan proses pengambilan sampel DNA keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Dia memastikan seluruh sampel akan terkumpul hari ini.
" Saya memastikan seluruh sampel DNA keluarga korban pesawat Sriwijaya SJ-182 akan segera terkumpul hari ini," ujar Budi di RS Polri Kramatjati, dikutip dari Merdeka.com.
Dari data yang dia terima, Budi mengatakan sudah ada 59 sampel DNA dari keluarga korban. Kurang tiga sampel lagi, maka total manifest SJ-182 dapat terpenuhi.
" Masih kurang tiga (sampel DNA), tapi info dari Sriwijaya akan dikirim hari ini, jadi lengkap 62 sampel DNA," kata Budi.
Pagi ini, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menyatakan telah menerima total 56 kantong jenazah. DVI kemudian menjalankan pencocokan dengan sampel DNA yang sudah terkumpul.
Hingga saat ini, baru satu jenazah korban yang bisa diidentifikasi. Jasad tersebut beridentitas Okky Bisma, warga Kramatjati, Jakarta Timur.
Dream - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tengah melakukan investigasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Kepulauan Seribu. Dari pemeriksaan sementara, KNKT mendapatkan sejumlah data mengenai kondisi pesawat usai terjadi kecelakaan.
Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, mengatakan, data dihasilkan dari pemeriksaan terhadap serpihan pesawat yang dikumpulka KRI Rigel. Besaran wreckage didapati dengan luasan selebar 100 meter dan panjang sekitar 300-400 meter.
Kesimpulan sementara, Soerjanto menyebut pesawat diduga tidak meledak di udara. Badan pesawat hancur diduga setelah menabrak permukaan air.
" Luas sebaran ini konsisten dengan dugaan bahwa pesawat tidak mengalami ledakan sebelum menghantam air," ujar Soejanto, dikutip dari Merdeka.com.
KNKT juga menganalisis bagian pesawat yang diserahkan Basarnas yaitu turbin dan fan blade. Dua bagian pesawat tersebut mengalami kerusakan parah.
" Kerusakan pada fan blade menunjukkan kondisi mesin masih bekerja saat mengalami benturan. Hal ini sejalan dengan dugaan pesawat masih berfungsi pada ketinggian 250 kaki," kata dia.
Selain itu, KNKT juga menggunakan data dari AirNav dalam melakukan analisis. Data tersebut berupa percakapan pilot dengan menara pengatur lalu lintas udara sebelum kecelakaan terjadi.
Dari data tersebut, diketahui pesawat naik hingga ketinggian 10.900 kaki. Kemudian terus turun hingga 250 kaki.
" Mengindikasikan pesawat masih berfungsi dan mampu mengirim data. Kami menduga mesin masih hidup sebelum membentur air," kata Soejanto.
Sumber: Merdeka.com/Rifa Yusya Adilah.
Dream - Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) terus melakukan pencarian black box pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu. Sejak Minggu, KNKT menerjunkan thinker finder untuk menemukan black box tersebut.
" Mulai kemarin sore, kita sudah mengoperasikan thinker finder milik KNKT. Kita memiliki tiga alat tersebut," ujar Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta.
Soerjanto mengatakan, proses pencarian pada kemarin sore mengerahkan tim penyelam terpaksa dihentikan karena terkendala hujan deras. Pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB, tim KNKT kembali turun ke lokasi untuk mempersempit area pencarian black box.
" Tadi malam sekitar jam 8 (20.00 WIB) teman-teman turun dengan perahu karet tapi tidak dengan penyelam untuk membikin istilahnya triangle untuk mempersempit area keberadaan black box," kata Soerjanto.
Triangle telah selesai dibuat. Soerjanto pun berharap black box dapat ditemukan hari ini. " Mudah-mudahan hari ini sudah kita temukan kedua black box," ucap dia.
Soerjanto menyatakan, KNKT bersama Basarnas akan mengoptimalkan pencarian black box. " Besok kita akan memberangkatkan kapal Baruna Jaya yang ada alat tambahan untuk menemukan black box," ucap dia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?