Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
© MEN
Dream - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan akses pintu-pintu keluar selama mudik satu arah dari jalan Tol Cikarang Kilometer 263 hingga Brebes Kilometer 263.
Dengan sistem ini, jalur dari Jakarta ke arah timur dan jalur dari timur ke arah Jakarta, akan digunakan satu arah menuju hingga arah Brebes Barat.
" Tadi kita bahas tentang detail rencana memberlakukan satu arus, satu hal yang penting bahwa dengan diberlakukannya satu arus, tidak berarti hanya bisa keluar di Cirebon semua," kata Budi Karya, di laman resmi Kemenhub, Senin 20 Mei 2019.
Budi mengatakan, para pemudik yang menuju ke Majalengka, Palimanan, Indramayu, dapat keluar di Gerbang Tol Plumbon.
Sementara itu, bagi pemudik yang ingin ke Tasikmalaya, Kuningan, Ciamis, dan Banjar, bisa keluar di Gerbang Tol Ciperna Utama. " Pejagan kalau mau ke Purwokerto, bisa keluar di Gerbang Tol Pejagan,” ucap dia.
Budi mengatakan, ruas tol dari Cikarang Utama kilometer 29 hingga Brebes Barat KM 263, akan diberlakukan satu jalur pada 30 Mei hingga 2 Juni 2019.
Pemberlakuan sistem one way ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan dari Jakarta yang akan menuju ke Jawa Tengah.
Jumlah kendaraan saat mudik, tambah Budi, diperkirakan mencapai 150.000 pada musim lebaran tahun ini. Jumlah itu akan terbagi sebesar 55 persen ke arah Cirebon dan Semarang. Sementara itu, 45 persen sisanya menuju ke arah Selatan, seperti Bandung dan Purbaleunyi.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga, Desi Arryani, mengatakan, dengan diberlakukannya sistem one way, para pengendara bisa menggunakan rest area yang ada di kedua sisi jalan tol.
Harapannya, dengan peningkatan kapasitas rest area di kedua sisi dapat mengurangi kemacetan akibat penumpukan kendaraan di rest area.
" Pada kondisi one way masyarakat bisa memakai rest area di kedua sisi. Jadi di sisi jalur A dan B bisa dipakai, dua-duanya mengarah ke timur pada saat mudik. Ini kita anggap bisa memberikan solusi, yang selama 2 tahun ini kapasitas gerbang memadai tapi penyebab kemacetan hampir semua karena rest area. Dengan kedua sisi bisa dipakai kapasitas rest area jadi dua kali lipat," kata Desi.
Sementara itu, untuk pengendara dari Jawa Tengah yang akan menuju ke Jakarta pada saat 30 Mei hingga 2 Juni diimbau untuk menggunakan jalur Arteri Pantura. Pilihan lainnya yaitu melakukan perjalanan sebelum dan sesudah tanggal pemberlakuan one way.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan