Instruksi Tegas Menkopolhukam ke Pengaman TPS Pilkada DKI

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 18 April 2017 13:02
Instruksi Tegas Menkopolhukam ke Pengaman TPS Pilkada DKI
Wiranto memastikan warga bisa menyalurkan suara tanpa perlu khawatir apapun.

Dream - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto memberikan pembekalan kepada personil pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada DKI. Dia mengatakan keamanan pilkada dapat menjadi tolak ukur keberhasilan pengamanan dalam negeri.

" Aman berarti tak ada gangguan apa-apa, sukses berarti tujuan Pilkada tercapai. Itu mendapatkan apresiasi dari banyak kalangan, baik luar maupun dalam negeri," kata Wiranto di Ecovention, Ancol, Jakarta Utara, Selasa, 18 April 2017.

Wiranto mengatakan dia mendapat pesan langsung dari Presiden Joko Widodo untuk menjaga rasa aman warga Jakarta. Dia pun memastikan warga bisa menyalurkan suara tanpa perlu khawatir apapun.

" Saat kami menghadap pak Presiden Joko Widodo, beliau jelas menyampaikan pesan biarkanlah masyarakat DKI melakukan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani dengan aman, dengan sebebas-bebasnya tanpa intimidasi," ucap dia.

Selanjutnya, Wiranto mengatakan tugas menjaga Pilkada agar tetap kondusif bukan hanya ada di aparat keamanan saja. Seluruh pihak termasuk warga harus terlibat menciptakan kondusifitas.

Dia pun menegaskan pihak keamanan tidak akan segan melakukan tindakan hukum jika terjadi upaya mencederai jalannya Pilkada yang demokratis. Beberapa di antaranya seperti pengerahan massa ke TPS, melakukan intimidasi.

" Jangan sampai ada pihak manapun yang mencoba untuk mencederai demokrasi yang sudah kita jaga ini. Aparat keamanan sudah diinstruksikan untuk menindak tegas secara hukum," tegas Wiranto.

Dalam pembekalan tersebut, sejumlah polisi dan tentara hadir menerima instruksi dari Wiranto. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan sebelumnya mengungkapkan aparat penegak hukum akan memberlakukan pola 1-1-2 untuk mengamankan setiap TPS.

Pola tersebut adalah setiap TPS akan dijaga oleh satu orang polisi, satu orang tentara, dan dua petugas ketertiban dari Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS).  

 

1 dari 1 halaman

TNI Jamin Negara Hadir Saat Pilkada DKI

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, yang juga hadir dalam pembekalan tersebut, mengatakan hak pilih masyarakat DKI tercantum dalam konstitusi. Berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, Gatot menegaskan negara akan hadir menjaga rasa aman, damai, dan ketenangan warga DKI.

" Presiden menyampaikan bahwa semua hak pilih, semua masyarakat yang akan melaksanakan Pilkada, sesuai dengan haknya untuk mencoblos, harus dalam kondisi damai, tenang, dan tanpa tekanan. Untuk itu lah, maka negara harus hadir mengamankan," kata Gatot.

Selanjutnya, Gatot berhadap Pilkada ini dapat berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan. Dia juga berharap ridho Allah SWT saat bertugas mengamankan pilkada.

" Semoga apa yang kami lakukan mendapat ridho dari Allah SWT. Dan bisa mewujudkan apa yang menjadi perintah Presiden, bahwa semuanya berjalan aman, sehingga semua dapat melaksanakan hak politiknya dengan tenang," ujar dia.

© Dream
Beri Komentar