Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber Foto: TikTok The King
Dream – Dalam rantai makanan, posisi ular selalu berada di atas tikus. Artinya, ular menjadi pemangsa tikus. Itu aturannya.
Namun apakah dalam kenyataannya selalu berlaku demikian? Belum tentu. Sebab bisa jadi hukum tersebut tidak berlaku dalam kondisi tertentu.
Mungkin saja ular yang bertemu dengan tikus raksasa. Bisa saja ular tersebut tak memangsa binatang pengerat itu.
Malah bisa sebaliknya, tikus tersebut yang justru akan berbalik menjadi pemangsa, menganggap ular yang ukurannya lebih kecil sebagai santapan.
Mari kita lihata video yang diunggah akun TikTok The King berikut ini. Dalam video itu terlihat rantai makanan yang terbalik.

Seolah ‘menyalahi kodrat’ justru tikus yang memangsa ular, bukan sebaliknya seperti aturan rantai makanan.
Dalam video itu terlihat seekor ular berukuran sedang sedang bertarung melawan seekor tikus yang tubuhnya terlihat jumbo.
Sejak awal video, sang tikus memang terlihat menguasai pertarungan. Namun si ular bukan berarti hanya diam saja. Binatang melata itu memberi perlawanan sengit.
Semula, tikus itu terhasil menggigit tubuh ular. Karena diserang, ular itu membuka mulutnya lebar-lebar. Dengan kilat, ular itu menggingit leher si tikus.
Kedua binatang itu terus jual beli serangan. Namun akhirnya, si ular terlihat agak terdesak. Dari gerakan tubuhnya, su ular berusaha menghindari tikus.
Namun, si tikus terus memburu. Dia menggigit tubuh ular. Pertarungan pun kembali terjadi. Mereka saling menggigit.

Tikus yang sudah berada di atas angin tak menyia-nyiakan kesempatan. Hewan pengerat itu bertubi-tubi mendaratkan gigitan.
Kini, yang menjadi sasaran bagian ekor si melara. Setelah mendapat serangan yang seolah tak pernah berhenti, tenaga si ular terkuras.
Gerakan tubuh si ular tak segesit semula. Tubuhnya mulai lunglai, bahkan tikus itu senpat menyeretnya ke bawah tumbuhan perdu.
Di sanalah tikus itu benar-benar menghabisi si ular yang semakin tidak berdaya. Kini sudah tak ada lagi perlawanan dari si ular.
Tikur itu bahkan mengunyah sekujur tubuh si ular, dari ekor hingga ujung kepala. Ular itu pun tidak bergerak lagi.
Setelah perlawanan berakhir, tikus itu tanpa ampun lagi mencacah-cacah tubuh musuhnya itu dengan taring-taring jatamnya.
Malam itu, si tikus menakhlukkan, bahkan memakan, ular yang seharusnya menjadi pemangsanya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya