Hari Pertama Susi Pudjiastuti: Jangan Panggil Saya Bu Menteri!

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 28 Oktober 2014 14:14
Hari Pertama Susi Pudjiastuti: Jangan Panggil Saya Bu Menteri!
Punya penampilan nyentrik serta latar belakang kehidupannya yang terbilang unik, secara tidak langsung membuat publik penasaran dan kagum.

Dream - Hari pertama kerja sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti terus dikuntit awak media. Punya penampilan nyentrik serta latar belakang kehidupannya yang terbilang unik, secara tidak langsung membuat publik penasaran dan kagum.

Namun, masyarakat juga menanti gebrakan apa yang dilakukan pengusaha Pantai Selatan asal Pangandaran, Jawa Barat ini.

Nah, berikut ini kegiatan Susi perdana ngantor di Kementerian Kelautan dan Perikanan dikutip Dream.co.id dari laman Merdeka.com, cek halaman berikutnya! 

(Ism, Sumber: Merdeka )

1 dari 4 halaman

`Jangan Panggil Saya Bu Menteri`

Dream - Susi datang ke kantornya sekitar pukul 07.00 pagi tadi dan langsung melakukan sidak di Gedung Mina Bahari I, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Susi tidak menggunakan lift sebagai akses naik turun gedung. Ia lebih memilih naik tangga sebanyak 7 lantai. Susi dari lantai 1 sampai lantai 7. Susi sesekali melangkah dengan cepat hingga petugas keamanan dan wartawan mesti mengimbangi langkahnya.

Begitu memasuki satu per satu ruangan di Mina Bahari I dan disambut Pegawai KKP. Ada yang unik, Susi tidak mau dipanggil Ibu Menteri ketika disapa oleh karyawan KKP. " Selamat pagi Bu Menteri," ucap Pegawai. " Jangan panggil saya Bu Menteri," jawab Susi.

Dalam ruangan kerjanya, Susi meminta peta Indonesia dipampang agar bisa lihat luasnya Indonesia yang harus dibangun. " Saya minta nanti di sini ada peta Jawa, Sumatera, Sulawesi, NTT, NTB. Biar kita lihat setiap hari, begitu lebih mudah bagi saya memantau wilayah Indonesia," kata Susi.

2 dari 4 halaman

`Gebrakan` di Meja Rapat

Dream - Susi langsung menggelar rapat tertutup yang berlangsung sekitar 2 jam. Ia meminta seluruh pejabat dan dirjen di Kementerian KKP saling membuka data untuk mencari solusi dari persoalan kelautan dan perikanan.

" Saya sudah minta kepada semua dirjen saling buka data. Teknologi penangkapan percuma kalau tidak tahu data pasar. Sektor penangkapan dan budi daya juga percuma tidak tahu pasar dan tidak tepat sasaran," kata Susi.

" Saya bukan pakar dan akademisi. Tapi saya ingin pekerjaan cepat selesai. Jadi tidak ada lagi " oh ini wilayah saya dan ini wilayah saya" antar dirjen. Itu saya minta setop, kita sharing knowledge dan saling belajar."

Secara keseluruhan Susi menyebut pejabat dan seluruh karyawan di KKP mau bekerja sama. Saat ini hanya tinggal menyamakan ritme kerja dan style.

Persoalan lain yang dibahas di rapat perdana Susi adalah memetakan kasus-kasus ilegal fishing dan mencari solusi jangka pendek.

Salah satu cara untuk memetakan sekaligus memberantas praktik ilegal fishing, dengan membeli pesawat tanpa awak atau lebih dikenal dengan drone. (Ism)

3 dari 4 halaman

Didatangi Nenek `Misterius`

Dream - Selesai rapat, pemandangan unik terjadi. Saat wartawan mewawancarai Susi, datang seorang nenek-nenek dengan menggunakan tongkat dan langsung memanggil dan memeluk Susi.

Nenek itu kemudian menangis setelah dipeluk Susi. Susi berkali kali mencium dan memeluk si nenek. Tidak banyak bicara, Susi hanya memberi semangat pada nenek tersebut. " Tuhan memberkati," kata Susi singkat sambil memeluk sang nenek.

Menurut wartawan biro humas KKP, nenek itu bernama Riri yang masih mempunyai hubungan saudara dengan Susi. " Namanya Ibu Riri, beliau masih punya chemistry dengan ibu menteri, masih punya hubungan saudara. Dia dulu pegawai KKP dan sekarang sudah pensiun," ucapnya singkat. (Ism)

4 dari 4 halaman

Curhat, Jadi Target Buruan Wartawan

Dream - Setelah memimpin rapat, Susi pergi menghadiri pelantikan pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Begitu acara selesai, Susi dengan gaya khasnya, sambil bergurau mengajukan permintaan pada awak media. " Saya mohon wartawan tidak banyak nanya, nanti saya tidak bisa kerja," katanya sambil tertawa.

Lagi-lagi Susi melempar canda dengan wartawan. " Sudah (kerja) tadi, tapi diganggu terus sama wartawan. Tidak bisa kerja lho," ucapnya. (Ism)

Beri Komentar