Pesan Khusus Jokowi untuk Menpora Zainudin Amali: Sepakbola

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 23 Oktober 2019 13:32
Pesan Khusus Jokowi untuk Menpora Zainudin Amali: Sepakbola
Terlibat di liga mahasiswa jagi pengalaman Zainudin.

Dream - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) baru telah dilantik. Politisi Golkar Zainudin Amali dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengganti Imam Nahrawi yang mengundurkan diri karena terseret dugaan kasus korupsi.

Jokowi mengumumkan 38 nama menteri baru sambil duduk lesehan di tangga Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu pagi 23 Oktober 2019. 

Saat menyebut nama Zainudin Amali, Jokowi menitipkan satu pesan. " Sepak bolanya Pak," celetuk Jokowi.

Satu-satunya pengalaman Zainudin di bidang olahraga yaitu terlibat liga mahasiswa.

" Pengalaman sih ada saja, dulu waktu masih mahasiswa saya pernah membentuk liga mahasiswa, ada teman saya yang sekarang ini aktif di PSSI," ucap dia, dilaporkan .

Kader partai Golkar ini lebih fokus mengurusi politik dan bisnis. Zainuddin pernah memimpin sejumlah perusahaan yakni PT Putra Mas, PT Wirabuana Dwi Jaya Persada, PT Gitrana Sendiko, PT Surya Terang Agung, PT Makmur Triagung, dan PT Supra Dinakarya.

Selain persiapan SEA Games 2019 di Filipina, 30 November-11 Desember mendatang, Zainudin juga harus mempersiapkan Olimpiade 2020, PON 2020, dan Asian Games 2022.

Tugas Zainudin tidak hanya pada olahraga konvensional. Dia juga harus mengembangkan sektor olahraga lain yang baru berkembang, yaitu eSport.

 

1 dari 5 halaman

Siapkan Rp50 M, Menpora Ingin eSports Masuk Kurikulum Sekolah

Dream - Perkembangan dunia elektronik sport (eSport) di dunia berkembang dengan pesat. Kejuaraan bergengsi di level internasional sudah mematok hadiah hingga jutaan dollar.

Tak ingin tertinggal, Presiden Joko Widodo mendorong para atlet gim di Indonesia dengan kejuaraan Piala Presiden eSport 2019. Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi menilai fenomena eSports merupakan salah satu tanda bahwa zaman terus bergerak maju.

“ Dahulu, main game hanya dianggap membuang-buang waktu, tetapi kini bisa menjadi karier dan bahkan membawa nama Indonesia di level internasional,” kata Imam, dikutip dari laman resmi Kantor Staf Presiden, Rabu, 30 Januari 2019.

Imam memaparkan, para pemain eSport terdiri kaum milenial. Sebanyak 72 persen berusia 16 hingga 34 tahun. Sementara itu, sebanyak 1 dari 3 penggemar e-Sports berumur 20-25 tahun.

Kegemaran para pemain eSport juga berlaku di kantornya. Setiap malam ia heran melihat staf kantornya masih kerap berkumpul padahal pekerjaan sudah selesai.

“ Mereka begitu khidmat dan khusyuk menatap ponselnya bersama-sama. Rupanya lagi Mabar, main bareng, untuk memperbaiki ranking masing-masing,” ucap dia.

Presiden IESPL Giring Ganesha mengungkapkan, Presiden Joko Widodo secara langsung menginspirasi kompetisi ini dan menginginkan kemajuan ekosistem sSports. Giring memaparkan, saat ini ada 50 juta pemain video game di seluruh Indonesia.

“ Perkembangan pesat ini tak lepas dari stabilnya jaringan internet di Indonesia dan meluasnya transaksi secara daring sebagai bukti pertumbuhan ekonomi digital kita,” katanya.

Turnamen regional di delapan daerah berlangsung di Palembang Sport Convention Center dan Bali Galeria Shopping Center 9-10 Februari 2019, Surabaya Town Square dan Trans Studio Mall Makassar, 16-17 Februari 2019, The Park Mall Solo dan Manado Town Square, 23-24 Februari 2019, Aston Pontianak dan Sumarecon Mall Bekasi 2-3 Maret 2019.

Rencananya Piala Presiden eSport 2019 akan digelar di delapan daerah. Permainan yang akan dilombakan yaitu gim Mobile Legends.

Babak kualifikasi diikuti 512 pemain dari masing-masing regional. Selanjutnya, tim terbaik dari delapan kota itu akan mengikuti bootcamp dengan pelatih dan manajer ahli IESPL.

Setelah itu, mereka yang lolos akan bersaing di babak Grand Final Piala Presiden eSport 2019 di Istora Senayan, Jakarta pada akhir Maret 2019.

Pada bagian lain, Imam seperti dikutip dari laman Liputan6.com mengutarakan harapannya agar suatu saat eCports dapat dimasukkan dalam kurikulum sekolah khususnya sekolah menengah atas hingga perguruan tinggi. Dengan sistem ini diharapkan akan lahit atlet-atlet eSports masa depan.

" Ini bukan semata-mata gim, ini olahraga karena butuh pendamping nutrisi dari psikologi sampai fisik. Karena saat bermain tidak hanya satu jam tapi berjam-jam," tuturnya.

Lebih lanjut Imam menuturkan pihaknya juga mendorong pengembangan esports di sekolah menengah dengan menyiapkan anggaran khusus. Dana yang disiapkan mencapai Rp 50 miliar dan digunakan untuk membuka kesempatan adopsi esports di sekolah-sekolah.

" Sekolah nanti harus memberikan kelonggaran bagi pelajar yang memang menaruh perhatian di esports," tuturnya menjelaskan. Rencananya, penggunaan dana ini akan dimulai usai Piala Presiden Esports 2019 selesai digelar.(Sah)

2 dari 5 halaman

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Indonesia Maju Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengumumkan formasi lengkap 38 Menteri yang diberi nama Kabinet Indonesia Maju. Dari 38 nama itu terdapat beberapa menteri Kabinet Kerja sebelumnya. 

Presiden Jokowi, Wakil Presiden KH Maruf Amin dan 38 menteri semua duduk lesehan di tangga veranda Istana Merdeka, Rabu 23 Oktober 2019. 

Semua dalam posisi duduk di anak tangga, mengenakan batik. Tak lagi mengenakan baju putih-putih. 

" Pagi hari ini saya ingin mengenalkan Kabinet Indonesia Maju yang lima tahun ke depan fokus pengembamngan SDM dan penciptaan lapagan kerja dan pemberdayaan. Saya pekenalkan," tegas Jokowi. 

Berikut Susunan Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo dan KH Maruf Amin:

1. Menko Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD
2. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
3. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy 
4. Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
5. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto 
6. Menteri Sekretaris Negara Pratikno 
7. Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi Tito Karnavian 
8. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi 
9. Menteri Agama Jenderal Purnawirawan TNI Fakhrul Razi
10. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly 
11. Menteri Keuangan Sri Mulyani 
12. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Pendidikan Tinggi Nadiem Anwar Makarim 
13. Menteri Kesehatan Jenderal TNI Dr Terawan Agus Putranto
14. Menteri Sosial Juliari Batubara
15. Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah 
16. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
17. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto 
18. Menteri ESDM Arifin Tasrim 
19. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono 
20. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi 
21. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate
22. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo 
23. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar
24. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo 
25. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar
26. Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil 
27. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa
28. Menpan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo 
29. Menteri BUMN Erick Thohir
30. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki 
31. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusbandio 
32. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga
33. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
34. Menteri Pemuda dan Olahraga Jainudin Amali 
35. Kepala Staf Kepresidenan Jend Purnawirawan Moeldoko
36. Sekretaris Kabinet Pramono Anung
37. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia
38. Jaksa Agung ST Burhanuddin

3 dari 5 halaman

Pengumuman Kabinet Baru, Ini Wajah Lama di Jajaran Menteri Ekonomi Jokowi

Dream – Proses wawancara calon menteri di kabinet Joko Widodo-Maruf Amien berlangsung marathon selama dua hari. Sederet wajah baru dan lama silih berganti menemui presiden di Istana Negara, Jakarta.

Dari beberapa nama yang muncul, sorotan tertuju pada wajah-wajah lama yang masih dipercaya Jokowi untuk menjadi pembantunya selama 5 tahun ke depan.

Sebagian besar dari wajah lama para calon menteri itu kemungkinan akan menempati posisi tim ekonomi Jokowi.

Sebut saja nama Sri Mulyani Indrawati, Airlangga Hartarto, Basuki Hadimuljono, dan Siti Nurbaya Bakar.

Inilah perkiraan wajah lama di kabinet Jokowi-Jusuf Kalla yang masih akan dipertahankan sebagai tim ekonomi di kabinet kerja jilid II:

1. Airlangga Hartanto

 Jokowi dan Airlangga Hartanto mencoba mobil desa.

Politisi Golkar ini sempat sempat menyinggung pembicaraan dengan Jokowi seputar perdagangan dan pengembangan kawasan ekonomi khusus.

“ Presiden meminta dicarikan produk yang bisa menyelesaikan persoalan neraca perdagangan atau defisit perdagangan,” kata dia di Jakarta.

2. Sri Mulyani Indrawati

 Sri Mulyani Indrawati

Mantan direktur Bank Dunia ini kembali diminta Jokowi untuk menjaga stabilitas perekonomian di tengah ketidakpastian dan pelemahan ekonomi global.

" Oleh karena itu dibutuhkan policy yang terus menerus untuk menjaga perekonomian kita dari tantangan tersebut,” kata dia.

3. Siti Nurbaya Bakar

Presiden Jokowi untuk membantu mengembangkan lingkungna hidup dan kehutanan.

" Di dalam kaitan ini ada beberapa sektor tertentu menjadi sangat penting dan khususnya pengembangan lingkungan hidup atau KLHK, paling besar lapangan kerja perkebunan atau hutan rakyat dan hutan sosial," kata dia.

4. Basuki Hadimuljono

Wajah lama yang akan menghiasi kabinet baru Jokowi adalah Basuki Hadimuljono. Hampir bisa dipastikan penggemar musik cadas ini akan kembali mengemban amanat menjadi menteri pekerjaan umum.

 Basuki Hadimulyono

" Saya tadi dipanggil Bapak Presiden cuma diajak ngobrol pertama beliau menyampaikan untuk bisa melanjutkan pembangunan infrastruktur seperti yang disampaikan dalam visinya," kata Basuki. 

5. Budi Karya Sumadi

 Menhub Minta Pemudik Juga Gunakan Jalur Selatan

" Saya ditugaskan untuk melanjutkan tugas sebagai Menteri Perhubungan," kalimat itu meluncur dari mulut Budi Karya Sumadi. 

Posisi Menhub dipastikan akan kembali dipercayakan kepada Budi Karya. Dalam perbincangan dengan Jokowi, Budi diminta untuk meningkatkan konektivitas yang kuat untuk logistik dan pariwisata.

“ Secara khusus, diharapkan koordinasi pariwisata dan logistik menjadi lebih baik,” kata dia.

6. Sofjan Djalil

 Diduga Ada Korupsi, Polisi Periksa Menteri Sofyan Djalil

Satu lagi mantan menteri yang akan tetap mendampingi tugas presiden Jokowi adalah Sofjan Djalil. Usai perbincangan dengan Jokowi, Sofjan mengatakan presiden kemungkinan akan kembali melanjutkan pekerjaannya sebagai Menteri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).

" Rasanya sih melanjutkan pekerjaan yang belum selesai, masalah agraria, redistribusi, masalah lain-lain," ujarnya. 

Dalam perbincangan tersebut, Sofjan mengatakan presiden lebih banyak membahas tentang masalah tanah yang produktif berkeadilan, reforma agraria dan kepastian hukum bidang pertanahan, dan sertifikat inclusion

" Alasan mengapa saya menerima? Presiden mempercayai saya itu sudah sebuah kehormatan bisa mengabdi kepada negara, bangsa, masyarakat. Kenapa di jabatan ini mungkin pak presiden menganggap apa yang telah dilakuan selama ini tugas yang belum selesai."

7. Luhut Binsar Pandjaitan

 Luhut B Pandjaitan

Mantan perwira TNI ini menjadi satu-satunya menteri koordinator yang kembali dipanggil presiden Jokowi. Usai bertemu presiden, Luhut B Pandjaitan mengungkapkan jika bidang kerjanya akan diperluas. 

" Mengkoordinasikan nanti semua di jabatan saya diberikan ini dari menko maritim ditambah investasi dan beberapa lain di bawahnya," ujar Luhut

Disinggung soal posisi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) apakah akan dilebur, Luhut mengaku belum mengetahui. " Saya belum tahu biar presiden yang umumkan."

 

4 dari 5 halaman

Sri Mulyani Indrawati Tetap Jabat Menteri Keuangan

Dream - Sri Mulyani Indrawati dipastikan tetap duduk di kursi jajaran menteri kabinet baru. Presiden Joko Widodo meminta mantan direktur Bank Dunia itu untuk kembali menjabat sebagai Menteri Keuangan.

" Bapak Presiden meminta saya untuk tetap menjadi Menteri Keuangan," ujar Sri Mulyani di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 22 Oktober 2019.

Sri mengatakan perbincangannya dengan presiden terkait sejumlah hal. Beberapa di antaranya mengenai penciptaan lapangan kerja, mendorong perekonomian dan meningkatkan kualitas penciptaan kesempatan kerja serta UKM.

Selain itu, Jokowi memberikan kepercayaan penuh kepada Sri menjalankan wewenang. Terutama dalam mengeluarkan kebijakan fiskal.

" Menggunakan seluruh kebijakan fiskal di dalam membantu para menteri-menteri terkait dalam mewujudkan ketahanan ekonomi," kata dia.

Sri menjadi satu-satunya calon menteri yang terbuka mengenai posisi yang akan diembannya. Berbeda dengan calon lainnya yang masih menunggu pengumunan Jokowi.

Datang Berkemeja Putih

Sri Mulyani tampak mengenakan busana putih hitam, seperti para tokoh yang dipanggil ke Istana kemarin.

Sri Mulyani merupakan tokoh wanita pertama yang menjalani pemanggilan calon menteri ke Istana, dan diprediksi merupakan salah satu menteri yang tak bakal diganti Jokowi. 

Kemarin, sejumlah nama datang ke Istana termasuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo. 

Berikut nama-nama tokoh yang menghadap Jokowi di hari pertama kemarin: 

(Sah, Sumber: Merdeka.com)

5 dari 5 halaman

Airlangga Hartarto Dipanggil ke Istana: Siap Bantu Jokowi

Dream - Menteri Perindustrian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, juga datang ke Istana Negara. Dia termasuk salah satu nama yang memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo.

" Kami insyaallah menyatakan siap untuk mendukung Pak Presiden (Jokowi) dan Pak Ma'ruf Amin (Wapres), siap sampai 2024," ujar Erlangga di Istana Negara, Senin 21 Oktober 2019.

Menurut Airlangga, tidak hanya dirinya yang menyatakan siap mendukung Jokowi, namun juga Partai Golkar. Dia mengakui ada sejumlah kader Golkar yang dipanggil Jokowi.

 

 

" Kader Golkar insyaallah ada yang dipanggil dan ada yang tidak dipanggil," kata dia.

Tapi, Airlangga enggan menyebut posisi apa yang akan ditempati. Dia menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Jokowi. " Saya kira menyerahkan sepenuhnya kepada Pak Presiden," kata dia.

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara