7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
(Foto: Asia Wire)
Dream - Sebuah piringan es muncul secara tiba-tiba di tengah sungai di Sungai Liao di Provinsi Liaoning, China, pada 1 Januari 2018 kemarin. Piringan es besar itu terlihat berputar setelah sebuah bongkahan es terpisah dan mengapung di permukaan air beku.
Anehnya, piringan es itu memiliki bentuk bundar sempurna. Sementara es yang meleleh di bawahnya terus menciptakan pusaran sehingga piringan itu berputar.
Peristiwa itu langsung mengundang ketertarikan wisatawan lokal. Beberapa di antara mereka bahkan mencoba naik dan berdiri di atas piringan es yang berputar itu.
Mereka kemudian berfoto dan membagikannya di media sosial. Alhasil, lokasi piringan es itu berada semakin ramai oleh pengunjung.
© Dream
Banyak pengguna media sosial juga dibuat penasaran dengan kemunculan piringan es itu. Mereka memperdebatkan proses terbentuknya fenomena alam yang langka itu.
Ada yang bilang piringan tersebut terbentuk dari bongkahan es yang terkikis di bagian pinggir saat berputar di tengah sungai. Tetapi, para ahli tidak sependapat dengan gagasan tersebut.
Menurut tim fisikawan dari Universitas Liege di Belgia, piringan es terbentuk karena temperatur di dalam air terus naik sehingga bagian atasnya semakin padat. Ketika bagian tepi piringan es mulai meleleh, air di bagian tengah tidak secara otomatis ikut turun.
© Dream
Air beku di bagian tengah piringan melengkung dan menciptakan pusaran vertikal. Proses tersebut sama seperti saat mengalirkan air di sekitar lubang pembuangan di tempat cuci piring.
Ketika piringan tersebut berputar, pinggirannya akan terkikis oleh es di bagian permukaan. Terbentuklah sebuah lingkaran yang sempurna.
Piringan es ini biasanya berukuran tidak lebih besar dari sekeping CD (Compact Disk). Tetapi, ada juga yang bisa menjadi besar hingga berdiameter 17 meter.
Fenomena ini biasanya terlihat di Arktik, Skandinavia dan Kanada. Tetapi sangat jarang terjadi di daerah lain seperti China.
Pada bulan November tahun lalu, sebuah piringan es yang sama juga ditemukan di sungai beku di Kota Hulun Buir, Inner Mongolia.
Sumber: Metro.co.uk
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?