Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jennifer Dunn Saat Dibawa Para Polwan (Foto: Kapanlagi)
Dream - Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Calvin Simanjuntak, menyatakan belum memutuskan apakah akan merehabilitasi Jennifer Dunn atau tidak. Sebab, kini polisi masih fokus mengembangkan kasus narkoba ini.
" Kita belum ke tahap sana (rehabilitasi). Kita masih fokus pengembangan tersangka lain," kata Calvin saat dikonfirmasi, Rabu 3 Januari 2018.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Narkoba pagi tadi membawa wanita yang karib disapa Jedun itu ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. Jedun harus menjalani pemeriksaan rambut untuk memastikan berapa lama dia mengonsumsi narkoba.
" Pemeriksaan sudah selesai. Nanti hasilnya kami infokan ya," ucap Calvin.
Jedun ditetapkan sebagai tersangka narkoba dan ditangkap di rumahnya pada Minggu, 31 Desember 2017. Selain Jedun, polisi juga menetapkan FS sebagai tersangka lain.
FS diketahui sebagai pemasok narkoba pada Jedun. Berdasarkan keterangannya, FS telah mengirim narkoba sebanyak sepuluh kali dalam setahun. Sementara, Jennifer mengaku baru tiga kali memesan barang haram itu kepada FS.
© Dream
Dream - Pesinetron Jennifer Dunn menjalani tes rambut di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui sudah berapa lama Jennifer mengonsumsi narkoba.
" Kita ingin mengetahui sudah berapa lama, sekaligus Barbuk (barang bukti) uji labolatoris barang yang diamankan," kata Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Calvijn Simanjuntak, Rabu, 3 Januari 2018.
Calvijn berujar, saat ini penyidik belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan tersebut.
" Nanti hasil pemeriksaan baru kita informasikan," ucap dia.

Jennifer tiba di Puslabfor Mabes Polri sekitar pukul 12.30 WIB menggunakan mobil Pajero Sport B 1817 HP.
Saat tiba, dia menggunakan baju tahanan berwarna oranye. Selain itu, dia juga menutupi wajahnya dengan tangan.
Jennifer ditangkap polisi di rumahnya di kawasan Bangka, Mampang, Jakarta Selatan pada 31 Desember 2017 sore.
(Sah)
© Dream
Jedun dibawa Penyidik Ditreskrimsus Narkoba Polda Metro Jaya ke Puslabfor Mabes Polri dengan menaiki sebuah mobil Pajero Sport berwarna hitam B 1819 HP.
Saat keluar dari Gedung Ditres Narkoba, tak ada pernyataan disampaikan pihak kepolisian. Bahkan, Jedun yang sudah berada di dalam mobil nyaris tak terlihat lantaran kaca mobil yang berwarna hitam gelap.
Polisi membawa Jedun akan mengetes kandungan zat adiktif yang terekam di rambutnya.
Jennifer ditangkap pada 31 Desember 2017 di rumah di kawasan Bangka, Mampang, JakartaSelatan.
" Ditangkap di kamarnya ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Kantornya, Jakarta, Selasa, 2 Januari 2018.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya