Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mobil Dedi Mulyadi (Foto: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)
Dream - Banjir kembali melanda berbagai daerah di Indonesia. Intensitas curah hujan yang tinggi menjadi salah satu penyebab meluapnya air sungai.
Di tengah bencana itu, banyak orang berbodong memberikan bantuan kepada korban banjir. Salah satunya Dedi Mulyadi. Dia datang memberikan bantuan ke Desa Sumberurip, Pebayuran, Kabupaten Bekasi.
Membawa 2.000 nasi kotak, mantan bupati Purwakarta itu datang dengan menggunakan mobil Range Rover dengan harapan bisa menerjang banjir.
" Hari ini saya akan mencoba untuk menembus daerah banjir yang parah akibat jebolnya tanggul Sungai yaitu di Babakan, Banten Desa Sumberurip, Pebayuran, Kabupaten Bekasi," jelas Dedi.
Meski banjir mengadang, Dedi terus berjalan menuju lokasi. Mobil mewahnya pun diajak untuk melewati genangan air yang semakin tinggi.
" Lumayan agak dalem. Ya 1,5 meter lah," kata Dedi saat menembus banjir untuk menuju lokasi.

Setelah berjalan secara perlahan, mobil mewah Dedi tampak sudah tidak sanggup melewati banjir. Air banjir pun sudah masuk ke dalam mobil hingga mencapai jok.
" Ya ini saya lagi di tengah jalan menuju Pebayuran. Mobil sayanya sudah enggak sanggup lagi lewat. Ini tuh air sudah sampai ke jok, enggak bisa duduk lagi. Sudah kerendam semuanya, ya risiko perjuangan ya," sambungnya sembari memperlihatkan kondisi mobil mewahnya yang berhenti di tengah jalan.

Dengan bantuan TNI, Dedi bisa menyalurkan nasi kotak. Usai memberikan bantuan, Dedi lantas dievakuasi TNI dengan perahu karetnya. Dedi pun akhirnya meninggalkan mobil mewahnya yang berhenti di tengah jalan akibat banjir kian tinggi.
" Ampunilah, untung ada tentara. Selamat tinggal ya, mobilnya ditinggal. Mobilnya ditinggal," kata Dedi saat dievakuasi TNI dengan perahu karet.
Berikut video momen Dedi Mulyadi tinggalkan mobil mewahnya di tengah banjir:
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya