Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: World Of Buzz
Dream - Wabah virus corona banyak menyisakan kisah sedih, khususnya bagi warga China.
Bukan hanya semakin banyak orang yang terinfeksi, namun juga tak sedikit dari mereka yang terpaksa berpisah dengan orang tercinta karena harus menjalani pengobatan di dalam ruang isolasi.
Salah satunya seperti kisah pasangan berikut ini. Kisahnya mampu membuat banyak orang bercucuran air mata. Laman World Of Buzz memberitakan sebuah video yang tersebar di media sosial yang menguras emosi warganet.
Video itu memperlihatkan pasangan suami istri yang diperkirakan berusia 80 tahun. Keduanya dinyatakan positif terkena virus corona.
Dalam video mereka terlihat berpegangan tangan dan menangis diantara kedua kasur yang memisahkan mereka.
Terdengar suara lemah dari sang suami berbicara dengan penuh kasih. Sementara sang istri dengan lemah terus menggengam tangan suaminya.
Seperti diketahui, coronavirus atau virus corona dikenal sangat sulit dikalahkan.
Terutama bagi mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti orang tua misalnya.
Karena itu, pasangan ini pun mencoba untuk ikhlas dan menerima kenyataan bahwa mereka mungkin tidak akan bertemu lagi.
Pertemuan itu adalah pertemuan terakhir mereka setelah hampir seumur hidup menjalani kasih bersama.
Banyak dari warganet yang mengirimkan doa untuk kesembuhan pasangan ini, dan berharap mereka dapat bertemu lagi.
Beriku videonya:
What does a couple mean? Two elderly patients of #coronavirus in their 80s said goodbye in ICU, this could be the last time to meet and greet ???????????? pic.twitter.com/GBBC2etvV9
— ?? Jiang Wei (@juliojiangwei)February 2, 2020
Dream - Bagi jutaan orang yang 'terperangkap' di kota Wuhan dan wilayah lain di China akibat wabah virus corona, kehidupan benar-benar terasa seperti dipenjara.
Sudah begitu, anggota keluarga hidup terpisah. Anak terpisah dari ibu mereka. Saudara laki-laki dari saudara perempuannya.
Terbaru, seorang balita yang menjadi korban dari virus corona, harus dikarantina sehingga hidup terpisah dari keluarganya.
Pemandangan balita yang dikarantina di sebuah rumah sakit begitu mengharukan hingga membuat siapa saja meneteskan air mata.
Dibagikan oleh akun Twitter @Huh_My_Rahhhhh, sebuah video memperlihatkan betapa dahsyatnya virus corona dalam menghancurkan kehidupan keluarga seorang pria.

Ketika sang ayah memperhatikan putranya dari jendela pembatas ruang karantina, saat itulah anaknya berusaha minta dipeluk.

Sambil menatap ayahnya, anak itu mengulurkan tangan mungilnya. Berharap sang ayah memeluk dan mengeluarkan dirinya dari ruang isolasi.
Tapi reaksi ayahnya adalah menangis sambil membalikkan badan. Dia tak ingin anaknya melihat dirinya meneteskan air mata karena sedih.

Sementara wajah anak itu tampak begitu sedih dan bingung. Dalam hati mungkin dia berkata, " Kenapa ayah tidak mau memeluk dan menggendong?"
Video mengharukan ini telah di-retweet sebanyak lebih dari 50 ribu kali dan mendapat 112 ribu lebih Likes.
Dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa virus corona sebagai keadaan darurat global, situasinya makin mengerikan. Bukan hanya bagi warga negara China tetapi juga bagi pend
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya