Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

10 Cara Unik Mencegah Terpapar Virus Corona, Ada yang Pakai Pembalut!

Reporter : Idho Rahaldi
Senin, 3 Februari 2020 12:47
10 Cara Unik Mencegah Terpapar Virus Corona, Ada yang Pakai Pembalut!
Semoga cepat teratasi...

Dream - Masyarakat di berbagai dunia, khususnya yang terkonfirmasi terpapar virus corona, dihimbau untuk melakukan langkah antisipasi guna mencegah penularan virus. Salah satunya adalah selalu menggunakan masker.

Virus yang pertama kali mewabah di Wuhan, provinsi Hubei, China itu memang diketahui bisa menyebar lewat udara. Di China, Wuhan bahkan telah diisolasi sehingga penduduknya tak bisa masuk ataupun keluar.

Suasana mencekam memang dirasakan banyak negara khususnya saat harus bepergiaan ke luar negeri. Bandara adalah tempat dimana seseorang bisa bertemu dengan orang dari berbagai negara. Tak heran banyak orang berusaha mencegah terpapar virus ini.

Seperti dlakukan perempuan di bandara Vancouver, Kanada. Tak hanya masker, dia menggunakan botol kemasan untuk melindungi diri, ternyata banyak orang-orang yang memiliki cara kreatif agar terhindar dari virus Corona.

Berikut dream.co.id rangkum dari boredpanda.com cara kreatif orang melindungi diri dari virus Corona:

1 dari 6 halaman

Dimodifikasi

1. Waduh bisa dimodifikasi jadi seperti itu

Corona

2. Dijamin aman terlindungi

Corona

3. Lebih baik mencegah dari pada mengobati

Corona

4. Tampaknya bisa menjadi solusi kreatif

Corona

5. Demi keamana semua

Corona

2 dari 6 halaman

Membuat Diri Tampak Aman

6. Hadiah pemenang bukan lagi uang, melainkan masker

Corona

7. Ada yang tahu itu dibuat dari apa?

Corona

8. Seperti memakai jas hujan

Corona

9. Plastik penyelamat

Corona

10. Pake helm tampaknya lebih aman

Corona

3 dari 6 halaman

Pengorbanan Perawat Terinfeksi Virus Corona

Dream - Tak ada kata istirahat untuk petugas medis, dokter dan perawat, di China saat penyebaran virus corona begitu cepat. Hingga hari ini tercatat sudah lebih dari 170 orang meninggal dunia karena virus korona yang bermutasi menjadi 2019-NCoV.

Para tenaga medis ini terus bekerja keras untuk memastikan pasien yang terinfeksi menerima perawatan yang mereka butuhkan.

Bekerja penuh dedikasi, superhero di dunia nyata ini tidak pernah menyerah pada tugas mereka. Bahkan jika itu perlu mempertaruhkan hidup mereka lebih dari sekali.

Begitulah yang diperlihatkan seorang perawat yang kembali bekerja di sebuah rumah sakit di kota Wuhan. Dia dikabarkan telah pulih dari infeksi virus corona.

4 dari 6 halaman

Terjangkit Virus dari Pasien

Perawat bernama Guo Qin langsung kembali bekerja untuk merawat pasien yang terinfeksi di sebuah rumah sakit di Wuhan pada Selasa, 28 Januari 2020. Tindakan itu dilakukannya setelah pulih secara menakjubkan dari virus corona

Perawat berusia 38 tahun itu dinyatakan positif terjangkit virus corona pada awal Januari ketika bertugas merawat pasien di Rumah Sakit Zhongnan.

Qin terpaksa berhenti bertugas dan harus dikarantina. Dia menjalani perawatan untuk menyembuhkan kondisinya selama 20 hari.

 

 

5 dari 6 halaman

Langsung Bertugas Tanpa Istirahat

Namun, begitu dinyatakan sudah sembuh dan diperbolehkan keluar dari karantina, Qin tidak memilih pulang dan tinggal di rumah.

Panggilan profesi membuat Qin langsung kembali bekerja di rumah sakit untuk merawat pasien lain yang terinfeksi virus corona.

Menurut seorang rekannya, Qin hampir tidak pernah istirahat merawat pasien satu per satu sejak keluar dari karantina.

 

3 dari 4 halaman

Terinspirasi Kepala Perawat

 

Alasan Qin untuk kembali bertugas begitu sembuh dari terjangkit virus corona karena terinspirasi kepala perawatnya yang bekerja selama 48 jam tanpa berhenti.

" Saya diberitahu bahwa kepala perawat bekerja selama 48 jam tanpa berhenti dalam satu shift, dan dia selalu bekerja lembur. Saya sangat khawatir ketika mendengar hal ini, sehingga saya ingin menjadi lebih baik dengan kembali bekerja dan membantu secepat mungkin," kata Qin.

Dengan Qin kembali bertugas, rumah sakit sekarang memiliki 80 praktisi medis yang siap bekerja.

6 dari 6 halaman

Tidak Ada yang Cuti di Saat Genting

Meskipun tenaga medis sudah mencukupi, tidak ada dari mereka yang bahkan ingin mengambil cuci di saat yang genting ini.

" Semua orang, bahkan kepala perawat, menyuruh saya untuk beristirahat. Tapi kita semua berdedikasi untuk tugas ini, terutama sekarang ketika staf medis sangat dibutuhkan," katanya.

Sampai sekarang, 132 orang telah meninggal akibat wabah virus corona, dengan lebih dari 6.000 kasus yang dilaporkan hingga saat ini.

Sumber: World of Buzz

Beri Komentar