Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pesut (Liputan6.com)
Dream - Sebuah momen langka tengah menyambut masyarakat di sekitar Sungai Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau. Banyak orang berkumpul di tepi sungai untuk menyaksikan kemunculan pertama kalinya pesut atau lumba-lumba air tawar.
Setiap seperempat jam, pesut itu muncul ke permukaan sungai. Terkadang mamalia itu juga melompat ke atas permukaan air.
Kapolsek Langgam, Inspektur Dua Fadli, mengaku menyaksikan kemunculan pesut yang menghebohkan warga tersebut.
" Panjangnya diperkirakan dua meter, tadi memunculkan diri ke permukaan," ujar Fadli, dikutip dari Liputan6.com.
Fadli mengatakan masyarakat sangat antusias dengan kemunculan pesut. Sebab, selama ini hewan tersebut belum pernah menampakkan diri di Sungai Segati.
Dia pun mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai. Juga meminta masyarakat untuk tidak memancing pesut tersebut atau melakukan tindakan yang melukai mamalia air itu.
" Sehingga kita dapat menikmati keindahan alam yang diberikan di Kecamatan Langgam ini," kata dia.
Menurut Fadli, pesut itu pertama kali muncul pada 14 September 2020 di Sungai Tambak. Lalu berpindah ke pertemuan Sungai Tambak dengan sungai sebelumnya.
" Kemudian lanjut ke Sungai Segati ini, setiap 15 menit sekali muncul ke permukaan," ucap dia.
Lebih lanjut, Fadli mengatakan kehadiran pesut itu menjadi daya tarik tersendiri. Bukan hanya untuk masyarakat sekitar namun juga warga daerah lain.
(Sumber: Liputan6.com/M Syukur)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya