Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anak Kecil Menangis Di Makam Sang Ayah (Foto: Instagram @top_world.idn)
Dream - Ayah merupakan sosok penting dalam kehidupan seorang anak. Namun, tak semua anak bisa merasakan kasih sayang seorang ayah.
Seperti yang dialami seorang anak dalam video yang dibagikan oleh akun instagram @top_world.idn. Video tersebut memperlihatkan seorang anak lelaki yang sedang mengunjungi makam ayahnya.
Bocah itu terlihat terus menangis sesenggukan dan menitikkan air mata. Tangisan sang anak makin kencang saat ia memeluk erat tepi makam ayahanda tercinta.
View this post on Instagram
Meratapi nisan sang ayah, raut kehilangan dan kesedihan benar-benar terpancar pada wajah bocah malang ini. Balita ini terus menciumi nisan ayahnya untuk mencurahkan kerinduannya.
Momen tersebut membuat warganet terharu. Banyak yang memberikan dukungan terhadap anak tersebut.
Ada juga yang mencurahkan pengalamannya saat ditinggal pergi ayah tercinta untuk selamanya.
" Insha allah nnt besar jd anak soleh yah nak , semoga sukses dan bahagiakan ibu mu aamiin," ujar @dewyani
" ...yg sabar ya nak...," tutur @dyansof_1405
" Kita sama dek," tambah @deli_lifiani
" Sy ditinggal bapak sy sejak umur 2 tahun..dan ibu mengajarkanku harus jd anak kuat berani dan mandiri..jngn sll menangisi yg telah pergi krna nanti akan mendownkan mental kita sebagai anak yatim doakan saja..,yakinkan dlm hati ada Allah yg sll menjaga kita..," komentar @bundaulfa_hijabstore. (mut)
Dream – Sebuah kisah pilu dialami seorang gadis berusia tujuh tahun. Ia harus merawat sang adik yang baru lahir setelah kedua orangtuanya meninggal akibat Covid-19.
Peristiwa ini terjadi di desa Nimatpur, Balasore, India. Kedua orangtuanya bekerja di bidang kesehatan dan berjuang membantu pasien Covid-19.
Sang ibu, Smita, dinyatakan positif Covid-19 pada 15 April 2021 saat hamil sembilan bulan. Smita dirawat di bangsal Covid-19 di SCB Medical di Cuttack.
© © Foto: Kalinga TV
Kamalesh, sang ayah kemudian kembali ke desa dan memberikan bayinya kepada saudara iparnya. Meski ia dinyatakan negatif Covid-19, namun Kamalesh merasakan gejala yang sama dan memilih kembali melakukan tes.
Saat itulah ia dinyatakan positif. Dan berada di ICU selama lebih dari dua minggu. Namun, Kamalesh tak mampu bertahan dan meninggal dunia.
Sang putri yang berusia tujuh tahun pun berusaha kuat merawat sang adik laki-laki yang baru lahir tersebut. Ia terus menghibur adiknya agar tidak menangis.
Keduanya pun akan tumbuh tanpa hadirnya ayah dan ibu. Mereka kini hanya memiliki satu sama lain.
(Sumber: indiatimes.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya