Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Swafoto Naruto Kini Sedang Diperdebatkan Hak Ciptanya (Foto: Wikimedia)
Dream - Dapatkah binatang memiliki hak cipta atas foto dirinya? Tampaknya itulah yang sekarang diperkarakan di sebuah pengadilan banding di Amerika Serikat.
Seperti dilaporkan Cnet, pada Rabu pekan lalu, 9th US Circuit Court of Appeals atau Pengadilan tingkat banding di Amerika Serikat menanyai seorang pengacara tentang kasus seekor monyet macaque bernama Naruto. Monyet itu berswafoto dengan kamera milik fotografer Inggris, David Slater, selama perjalanannya ke Indonesia pada 2015.
Organisasi penyayang binatang PETA menggugat Slater dan perusahaan penerbitan Blurb, atas foto monyet tersebut. Mereka beralasan Naruto memiliki hak cipta atas foto tersebut.
PETA mengatakan ingin mengelola semua keuntungan yang dihasilkan oleh swafoto Naruto tersebut. Slater pun membantahnya dan mengatakan hak cipta atas foto-foto itu telah dipegang oleh Wildlife Personalities dan harus dihormati di seluruh dunia.
© Dream
Dream - Tahun lalu, seorang hakim federal memutuskan monyet tersebut tidak memiliki hak cipta atas foto tersebut. Di pengadilan banding di San Francisco, sebuah panel yang terdiri dari tiga hakim menanyai pengacara PETA, mengapa organisasi tersebut harus mewakili kepentingan monyet tersebut.
Angela Dunning, pengacara yang mewakili Blurb, mengatakan mereka tidak khawatir kasus ini terulang lagi. Dia mengatakan pengadilan banding telah memperkuat putusan sebelumnya yang mengatakan PETA tidak lagi dapat menjadi 'teman yang baik'.
" Kami ingin kasus ini berhenti sekarang," kata Dunning.
© Dream
Dream - Sementara itu penasihat umum PETA Jeff Kerr mengatakan undang-undang hak cipta dimiliki oleh pembuat, yang dalam kasus ini adalah Naruto.
" Seandainya ini tentang fotografer lain, tidak akan ada pertanyaan tentang hak cipta. Tapi tidak ada alasan untuk menyingkirkan Naruto dari hak cipta hanya karena dia bukan manusia," kata Kerr. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya