Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Wakil Ketua MUI, Zainut Tauhid Sa'adi, menilai tingkat emosi masyarakat dalam beberapa tahun terakhir meningkat. Menurut dia, emosi masyarakat belakangan mudah tersulut untuk melakukan tindakan radikal.
Zainut mengkategorikan radikal dapat berbentuk tindakan maupun verbal. Jika tindakan, bisa dengan cara-cara yang mengarah pada kekerasan.
Sementara radikal secara verbal berarti kekerasan menggunakan ucapan. Perbuatan ini ditujukan untuk menyerang kelompok yang berbeda pandangan.
" Pernyataan verbal yang masuk pada kategori radikal yakni pemikiran dis-struktur," kata Zainut di Jakarta, Rabu 3 Oktober 2018.
Menurut Zainut, bentuk radikal verbal lainnya adalah dengan penyebaran berita hoaks atau konten bermuatan kebencian. Menurut Zainut, ini dipicu adanya ketidakpuasan pada kondisi dan menginginkan perubahan dengan segera.
" Padahal perubahan secara alamiah melalui suatu tahapan secara natural," ucap dia.
Zainut menjelaskan, mudahnya emosi masyarakat tersulut teridikasi dari adanya patologi sosial (kondisi masyarakat sedang sakit). " Pendek kata, secara sosiologis ada masyarakat di negara ini secara patologis sedang bermasalah," ujar dia.
Lebih lanjut, Zainut menuturkan perilaku radikal sangatlah bertentangan dengan ajaran Islam. Watak Islam, kata Zainut, sesungguhnya adalah baik.
" Din Ar-Rahman Was Salamah, yaitu Islam sebagai agama yang menekankan kasih dan perdamaian," kata dia.(Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan