Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Planet Word Museum Resmi Dibuka Untuk Umum Pada Kamis Lalu (Foto: Planet Word)
Dream - Planet Word, museum kata dan bahasa di Washington DC akhirnya resmi dibuka untuk umum pada hari Kamis pekan lalu. Ruangan seluas 51 ribu kaki persegi yang bertempat di Franklin School ini dirancang untuk mengedukasi pengunjung tentang seni bahasa melalui pameran unik.
Pihak penyelenggara memilih lokasi di Franklin School karena sekolah tersebut merupakan sekolah unggulan di daerah tersebut, dan lokasi ini merupakan tempat di mana Alexander Graham Bell berhasil melakukan penemuan yang menggunakan seberkas cahaya untuk mengirimkan suara.
Meski sempat ditunda, kini Planet Word akhirnya dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan ketat sesuai anjuran pemerintah.
" Saya sangat senang meresmikan pembukaan Planet Word ini," ujar pendiri dan CEO Planet Word, Ann Friedman.
" Demokrasi bergantung pada warga yang melek huruf. Saya berharap Planet Word dapat menyediakan forum di mana komunitas kita, dalam semua keragamannya yang hidup, dapat berkumpul untuk berbagi kata-kata yang menjembatani perbedaan dan menemukan solusi," tambahnya.
© Planet Word Museum merupakan museum dengan teknologi suara pertama di dunia (Foto: Planet Word)
Mendapat julukan museum suara pertama di dunia, Planet Word akan memanjakan pengunjung dengan mengelilingi 11 galeri berbeda. Para tamu dapat " melukis" kata menggunakan kuas kecil, yang nantinya akan berubah menjadi lanskap dan pemandangan virtual.
Di sisi lain museum, terdapat sebuah dinding kata-kata setinggi 22 kaki yang berisi lebih dari 1000 kata tiga dimensi. Dinding itu akan akan menyala dan merespons suara, sampai menceritakan kisah tentang bagaimana kata-kata ini masuk ke tata bahasa Inggris.
© Pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai fasilitas unik (Foto: Planet Word)
Terdapat juga lampu gantung besar yang akan menantang pengunjung dengan permainan kata seru. Pengunjung akan diminta menggabungkan bahasa, baik lokal maupun isyarat. Museum juga menyediakan tempat bagi para pengunjung yang ingin mengasah keterampilan berbicara di depan umum.
Selain galeri pameran, Planet Word memiliki ruang teka-teki permainan kata, toko suvenir, auditorium dan ruang kelas, dan akan menyelenggarakan program live seperti " Wordshops," pertunjukan dan acara, pembacaan teks bahasa dan bincang komunitas.
Penasaran seperti apa keseruan di dalam Planet Word Washington DC?, Sahabat Dream bisa mengunjungi website resminya di https://planetwordmuseum.org/
(Beq, Sumber Lonely Planet)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam