Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Nabi merupakan utusan Allah yang tidak berkewajiban menyampaikan wahyu kepada umat. Tugas ini berbeda dengan 25 utusan Allah lainnya, yang harus menyampaikan firman Allah kepada para pengikutnya.
Rasulullah SAW dalam sebuah riwayat mengatakan bahwa Nabi yang diutus ke dunia berjumlah 124 ribu orang. Mereka mendapat kelebihan masing-masing dari Allah sebagai mukjizat. Salah satu Nabi berikut ini pernah melakukan di luar nalar.
Ia mampu menahan matahari ketika berada dalam kondisi perang. Akhirnya, kondisi terang menjadi lebih lama, matahari juga tertahan sehingga petang tidak kunjung menjelang. Siapakah Nabi tersebut dan bagaimana hingga mampu memenangkan perang? Berikut kisahnya.
Nabi tersebut bernama Yusya` bin Nun, salah seorang nabi yang berasal dari kalangan Bani Israil. Dalam hidupnya, Nabi Yusya` menyertai hidup Nabi Musa AS dan mengerjakan perkara-perkara besar.
Kisahnya berawal ketika Yusya sang Panglima Perang ingin merebut sebuah desa. Ia melatih prajuritnya dengan berbagai strategi.
Nabiyullah Yusya’ pada saat persiapannya menuju kota yang hendak ditaklukkan, dia berusaha agar pasukannya menjadi pasukan yang kuat dan tangguh.
Kisah ini diceritakan Nabi Muhammad SAW. Dari Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah bersabda; " Salah seorang Nabi berperang. Dia berkata kepada kaumnya, ‘Jangan mengikutiku orang yang menikahi wanita sementara dia hendak membangun rumah tangga dengannya dan dia belum membangunnya dengannya, dan tidak juga seorang yang membangun rumah tapi belum melengkapi atapnya. Tidak pula orang yang telah membekali kambing atau unta betina yang bunting sementara dia menunggu kelahirannya.’ Lalu nabi itu berperang. Dia mendekati sebuah desa pada waktu shalat ashar atau dekat waktu ashar. Maka dia berkata kepada matahari, ‘Sesungguhnya kamu diperintahkan dan akupun diperintahkan. Ya Allah, tahanlah matahari untuk kami.’ Matahari tertahan dan mereka meraih kemenangan" . (HR Bukhari dan Muslim)
Kisah selengkapnya klik di sini.
(Ism)
Baca Juga: Kisah Juraij, 'Kutukan' Ibu, dan Bayi Bisa Bicara Rasul Sujud Syukur Saat Orang ini Meninggal Azab Mengerikan Orang Pintar Tapi Pelit Berbagi Ilmu Kisah Ulama Berhaji Tanpa ke Tanah Suci Saat Meninggal, Jasad Manusia Ini Diangkat Allah ke Langit
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya