BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Kolumbarium Empat Lantai Runtuh, Ratusan Peti Menggantung Menunggu Untuk Jatuh
Dream - Di Napoli Italia, sebuah kolumbarium telah runtuh, menumpahkan peti mati yang beberapa di antaranya dalam kondisi menggantung di udara.
Kolumbarium adalah bangunan berisi relung-relung untuk menyimpan peti mati dan guci abu jenazah. Mirip sebuah loker tapi untuk peti mati dan guci abu jenazah.
Foto-foto dramatis runtuhnya kolumbarium dan berhamburannya peti mati saat menggantung setelah tertahan seutas tali, viral di media sosial.
Peti-peti mati itu berpotensi jatuh kapan saja, yang mungkin akan menjadi momen ngeri sekaligus menyedihkan. Masalahnya, jenazah yang di dalam peti mati itu pasti akan terlempar keluar saat jatuh.

Otoritas setempat terpaksa menutup area sekitar kolumbarium karena bisa menimbulkan berbagai reaksi yang tak diinginkan oleh ahli waris jenazah atau abunya yang disimpan di sana.
Peristiwa yang belum diketahui penyebabnya ini terjadi di sebuah bangunan pemakaman empat lantai yang disebut Kapel Kebangkitan.
Guardian yang mengutip Vincenzo Santagada, seorang anggota dewan Napoli, menyebutkan 'runtuhnya kolumbarium itu didahului oleh ledakan dan awan debu yang pekat.'

" Sebagai pihak yang menangani tempat itu, kami akan mengurus semua formalitas yang diperlukan," tambah Santagada.
Sementara itu ahli waris yang anggota keluarganya dimakamkan di Kapel Kebangkitan melakukan demo untuk memprotes kejadian tersebut pada hari Selasa lalu.
Menurut La Prensa Latina, ini adalah kali kedua pemakaman di sekitar Napoli runtuh pada tahun ini. Sebelumnya, pemakaman lainnya di Poggioreale juga runtuh pada 5 Januari lalu.
Padahal, pemakaman di Poggioreale tersebut juga merupakan yang terbesar di Napoli. Dalam peristiwa itu, sebanyak 300 kuburan hancur.
Penyebabnya adalah amblasnya tanah secara besar-besaran akibat adanya pengerjaan jalur kereta api bawah tanah di wilayah tersebut.
Setelah insiden Januari, pihak berwenang di Kantor Kejaksaan Napoli dilaporkan telah memerintahkan penutupan pemakaman Poggioreale.
Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap ada 20 orang yang diduga telah lalai saat melakukan pekerjaan konstruksi kereta api bawah tanah yang menyebabkan kecelakaan itu.
Sumber: World News
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
