Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Haji Noor Deen Mi Guang (Youtube)
Dream - Haji Noor Deen Mi Guang sudah tak asing di dunia seni Islam. Dialah master kaligrafi asal China. Berbagai karya kaligrafinya telah jadi koleksi berbagai museum dan universitas terkemuka dunia. Mulai Asia hingga Amerika.
Pria lima puluh satu tahun ini memang istimewa. Dia bisa mengawinkan huruf Arab dan China dalam goresan indah. Padahal selama ini huruf-huruf Arab dan China, meski dikenal sebagai manifestasi terbaik dunia tulis, dianggap tak pernah bisa tersambung.
Huruf Arab dan China memang berbeda dan bahkan dianggap berlawanan. Namun tangan Noor Deen mampu menyatukan kedua gaya tulisan tersebut dan menghasilkan seni tulis yang sangat menakjubkan.
Pria kelahiran Shangdong, China bagian timur itu pertama kali berlatih kaligrafi saat masih berusia tujuh belas tahun. Kala itu Noor Deen muda belum mengerti bahasa Arab. Namun dengan bertambahnya usia, Noor Deen belajar bahasa Arab, kaligrafi Arab dan ilmu-ilmu Islam lainnya di masjid di China.
Akhir tahun 1980-an, Noor Deen menuntut ilmu ke Mesir. Pada 1997, Noor Deen memperoleh ijazah kaligrafi Arab pertama. Dia menjadi orang China pertama yang mendapat kehormatan mendapat penghargaan tersebut.
" Saya tinggal di Mesir selama 8 tahun. 4 tahun belajar dan 4 lainnya bekerja," kenang Haji Noor Deen dikutip laman On Islam. Tiga tahun berselang, dia mulai mengajar kaligrafi Arab di Zhengzhou Islamic College, China.
Karya kaligrafi Noor Deen kebanyakan memang menggunakan huruf Arab. Namun jika dilihat sepintas kaligrafi-kaligrafi itu akan tampak seperti huruf China. Uniknya lagi, kaligrafi-kaligrafi itu menggabungkan kata-kata Arab dan China.

Sumber foto: http://muslimasincorporated.freeforums.net/
Salah satu karya besarnya berjudul 'The Ninety Nine Names of God' atau Asma ul Husna. Karya ini mengisi galeri seni Islam The British Museum pada tahun 2005. Inilah satu-satunya seni kaligrafi Arab yang dibuat seniman China di The British Museum.
Selain British Museum, karya Noor Deen juga tersimpan di San Francisco Asian Museum, Harvard University Art Museum, National Museum of Scotland, dan Islamic Arts Museum di Malaysia. Berbagai negara telah dia kelilingi untuk menggelar pameran karyanya.
Namanya tak hanya sohor di dunia seni. Di kalangan akademisi, nama Noor Deen juga bergaung di kampus-kampus top dunia. Universitas Harvard, Cambridge, University of California-Berkley, Massachusetts Institute of Teknologi, Bukhari Institute, Zaytuna College California, dan College Islam di Zhengzhou, merupakan sederet kampus top yang telah mengundang Noor Deen untuk menggelar loka karya dan kuliah umum.
Empat tahun silam, Noor Deen bisa mewujudkan cita-citanya. Dia akhirnya meresmikan Chinese House for the Arts of Islamic Arabic Calligraphy di Provinsi Henan yang telah dirancang sembilan tahun sebelumnya. Rumah seni tersebut lebih kondang dengan nama Guang Ji De Studio di China.
Guang Ji De Studio merupakan satu-satunya akademi yang mengajarkan seni kaligrafi berdasarkan Alquran di China. Rumah seni Noor Deen juga mengajarkan shufa atau kaligrafi China. Noor Deen juga mengajarkan asal usul, sejarah, dan tren terkini dari para master kaligrafi China.
" Meski ada siswa yang non-muslim, tapi sebagian besar murid-murid di sini adalah muslim. Mereka belajar setiap hari Minggu setelah shalat Dzuhur selama 5 jam. Setelah lulus, mereka akan menerima ijazah kaligrafi Arab China," terang Haji Noor Deen.
Atas dedikasinya di dunia seni kaligrafi Arab dan China, Haji Noor Deen dinobatkan sebagai 500 Muslim Yang Paling Berpengaruh secara berturut-turut sejak tahun 2009, 2010, 2011 dan 2012. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam