Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Masjid Di Pusat Kota Athena, Yunani (Foto: Shutterstock)
Dream - Parlemen Yunani mengubah hukum Syariah umat Muslim Yunani. Parlemen Yunani memperbolehkan umat Muslim memilih proses pengadilan yang dijalaninya. Apakah menggunakan hukum syariah atau hukum umum?
Keputusan bersejarah karena mengubah tradisi warisan hukum Yunani. Dilaporkan Al Arabiya, Perdana Meteri Yunani Alexis Tsipras segera meminta pemungutan suara untuk membuat " langkah bersejarah" . Langkah ini sebagai bagian dari " memperluas kesamaan hak warga Yunani di depan hukum" .
Undang-undang itu memungkinkan para warga Muslim yang menjadi penggugat untuk meminta pengadilan umum Yunani menyelesaikan sengketa keluarga yang dihadapi, ketimbang menyerahkannya kepada para mufti.
Untuk persengketaan keluarga semisal perceraian, hak asuh anak dan warisan, Muslim Yunani dahulu diharuskan mencari sumber dari para mufti. Kelompok kanan Yunani mengatakan cara itu berakhir pada diskriminasi kepada perempuan.
Wacana penggunaan hukum Islam di pengadilan Yunani telah menjadi isu lama. Masalah ini berawal saat periode Perang Dunia I. Berbarengan dengan perjanjian antara Yunani dan Turki, yang saat itu Kekaisaran Ottoman mengalami keruntuhan.
Perjanjian Sevres pada 1920 dan Perjanjian Lausanne pada 1923 menetapkan, adat dan hukum Islam berlaku bagi ribuan umat Islam yang memilih warga negara Yunani.
Saat ini, sekitar 73 ribu Muslim tinggal di Tharce, Yunani. Daerah yang berbatasan dengan Turki itu merupakan salah satu pedesaan miskin Yunani.
Langkah parlemen Yunani itu sekaligus merespon kasus yang menimpa janda Hatijah Molla Salli, 67 tahun, yang dikurung karena perselisihan warisan almarhum suaminya.
Salli sempat memenangkan banding di pengadilan umum Yunani. Tetapi, pengadilan tertinggi Yunani memutuskan bahwa kasus yang dialami Salli hanya berhak diselesaikan mufti. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya