Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
News.com.au
Dream - Nasib tragis dialami oleh turis asal Australia, Neil Goldsmith. Pria yang kini tinggal di Jawa Tengah itu mengalami kecelakaan mengerikan di Bali.
Pada 17 Juli 2020, Neil mengalami kecelakaan motor saat pulang berselancar dengan temannya, Dave.
" Ketika Neil tidak kembali ke rumah, Dave kembali mencari dia," kata sang adik, Louise Webber, dikutip dari News.com.au, Jumat 24 Juli 2020.
Ternyata, Neil masuk ke selokan. Motor yang dia kendarai menimpa tubuhnya. Neil baru diangkat dari got beberapa jam setelah kecelakaan.
" Empat jam kemudian dia ditemukan di sebuah parit dengan sepeda motor di atasnya," tambah Louise.
Mantan penduduk Byron Bay, Australia, itu menderita luka parah pada tulang belakang dan wajah. Dia dirawat intensif di rumah sakit Bali. Tragisnya, Neil mengalami lumpuh dari dada ke bawah.
" Dia dibawa ke rumah sakit dan menjalani rontgen dan CT scan yang menunjukkan retak pada tulang belakang yang butuh penanganan spesialis saraf tulang belakang," tutur Louise.
Sang adik menggalang dana di laman GoFundMe untuk membantu menutupi biaya perawatan. Neil memang butuh biaya banyak untuk operasi, salah satunya untuk rekonstruksi wajah. Saat ini dana yang terkumpul lebih dari $40.000.
Webber mengatakan, Neil masih punya peluang untuk bisa berjalan kembali meski sangat kecil. Kini, Neil menjalani perawatan di Rumah Sakit BIMC di Nusa Dua.
Menurut Louise, Neil menerima " perawatan yang sangat baik" di rumah sakit. Neil telah menjalani serangkaian operasi dan memasang pelat stabilizer di lehernya yang patah.
" Pada titik ini Neil lumpuh dari dada ke bawah, tetapi kami berharap bahwa sekali pembengkakan di sumsum tulang belakangnya sembuh, ia mungkin bisa merasakan kembali," kata Louise.
Peluang Neil untuk berjalan hanya sepertiga. Louise yakin kakaknya bisa sembuh dengan segala dukungan yang mereka berikan.
Namun, tambah Louise, pandemi Covid-19 membuat peristiwa mengerikan itu semakin sulit.
" Mengingat keadaan dunia saat ini, sungguh menyedihkan bahwa kami tidak bisa bersama Neil. Saya tahu dia kesakitan luar biasa," ujar Louise.
" Aku tahu dia membutuhkan kami. Saya tahu kedepannya akan menjadi perjalanan yang sulit baginya."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya