Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kencing Di Sekitar Tempat Ibadah, Pemuda Ini Jatuh Sakit Dan Mimpi Buruk. (Foto: Shutterstock)
Dream - Kisah yang terjadi lima tahun lalu ini dibagikan sebagai pelajaran. Bak kata orang, 'masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang kerbau menguak'. Artinya jangan membuat hal yang aneh-aneh di tempat orang lain.
Pengalaman kesulitan buang air kecil setelah liburan membuat Azril lebih berhati-hati menjaga kelakuannya ketika tinggal di negeri orang.
Menurut pemuda kelahiran Kuala Lumpur ini, kisah bermula ketika dia dan tiga temannya pergi berlibur ke sebuah negeri di Pantai Timur, Malaysia.
Sebelumnya Azril lebih banyak tinggal di luar negeri karena pekerjaan ayahnya sebagai insinyur. Sesekali dia kembali ke Malaysia, jika sang ayah mengajukan cuti panjang.
Azril yang kini berusia 26 tahun mengatakan peluang kembali ke negara sendiri merupakan detik yang ditunggu-tunggu. Sebab dia ingin mengenal Malaysia dengan lebih dekat lagi.
" Saya besar di luar negeri. Jadi apabila Ayah selesai tugasnya di luar negeri, kami sekeluarga pulang ke tanah air," kata Azril membuka kisah horornya.
Azril mesudah berada di luar negeri sejak usia 11 tahun. Walaupun berjauhan, dia tetap berhubungan dengan kawan-kawan baiknya di Malaysia.
" Jadi kami berencana liburan bersama-sama ke beberapa buah negeri yang terkenal dengan berbagai budayanya. Perjalanan keliling Malaysia kami awali dengan pergi ke Pantai Timur yaitu Kelantan, Terengganu, dan Pahang," katanya.
Ketika asyik menjelajah tempat-tempat menarik di Pantai Timur, Azril dan teman-temannya singgah di sebuah kawasan tempat ibadah.
Karena sudah tidak tahan akibat banyak minum air, dia memutuskan buang air kecil di kawasan tempat ibadah tersebut.
" Ketika itu kami berada berdekatan dengan tempat ibadah yang memang terkenal. Saya tidak pikir panjang dan langsung kencing di semak dekat tempat ibadah itu tanpa pengetahuan teman-teman," kata Azril.
Saat itu, tidak terlintas dalam pikiran Azril, kelakuannya itu dianggap tidak menghormati tempat ibadah di situ. Malamnya, Azril merasakan sendi-sendi tubuhnya sakit dan panas.
" Malam itu saya tidak bisa tidur bahkan meski AC dipasang dengan tingkat dingin yang maksimum. Hari berikutnya saya demam tinggi dan memutuskan untuk pulang ke KL," jelasnya.
Sejak itu, dia mengalami kesulitan setiap hendak buang air kecil. Selain itu demam yang melanda tubuhnya juga semakin memburuk.
" Mama membawa saya ke spesialis di rumah sakit. Dokter bilang saya hanya mengalami demam biasa, malah saluran kencing saya juga tidak ada masalah.
Karena hanya dibilang demam biasa dan tidak ada masalah dengan saluran kencingnya, Azril hanya istirahat total saja di rumah.
Tapi ada sesuatu yang aneh dalam dirinya. Setiap malam, tidurnya terganggu dengan mimpi buruk.
" Melihat keadaan ini, mama terpaksa memanggil seorang ustaz ke rumah untuk mengobati masalah saya ini.
" Ketika ditanya apa yang terjadi, saya menceritakan semuanya. Termasuk tempat-tempat yang saya kunjungi saat liburan," kata Azril.
Waktu itu ustaz hanya mengangguk-angguk. Dia kemudian menyuruh Azril kembali ke tempat itu dan meminta maaf.
Ustaz itu juga menyuruh Azril untuk memberi sedekah uang sebagai simbol dia telah membayar denda.
Jadi, Azril dan keluarganya kembali ke tempat ibadah yang pernah dia kunjungi sebelumnya. Di sana dia bertemu dengan penjaga tempat ibadah itu dan meminta maaf.
" Saya meminta maaf karena kencing di kawasan itu. Setelah selesai semuanya, kami langsung pulang," tambah Azril.
Pada hari berikutnya, Azril kembali pulih seperti biasa. Dia bisa kencing seperti biasa. Tubuhnya juga kembali sehat.
Azril mengakui bahwa dia memang lalai dan akan lebih berhati-hati dengan sikap dan tingkah lakunya setelah ini.
" Memang saya akui, pada mulanya tidak percaya dengan hal-hal seperti ini, tetapi sebenarnya kita perlu menghormati tempat orang lain," pungkasnya.
(Sumber: mStar.com.my)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya