Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Robbie Walsh Dan Istrinya, Tracey Yang Berjuang Hidup Setelah Selamat Dari Serangga Mematikan (Cork Beo)
Dream - Setelah selamat dari ancaman kematian, Robbie Walsh memberikan peringatan ke publik untuk lebih sadar akan bahaya serangga pemakan daging yang mematikan.
Saat diserang, Robbie hanya memiliki peluang 1:4 untuk selamat, setelah serangga tersebut berhasil memberi luka pada jari kakinya.
Pria berusia 36 tahun itu terancam kehilangan kakinya, karena penyakit langka yang disebut Necrotizing fasciitis.
Dilansir dari CorkBeo, para dokter yang merawat Robbie di Mercy Hospital bekerja tanpa kenal lelah, demi menyelamatkan anggota tubuhnya.
Pada awalnya Robbie tak menyangka, luka kecil di jari kakinya malah membuatnya harus berjuang dari kematian.
Robbie pun menceritakan kisah mengerikannya lewat obrolan dengan Neil Prendeville di Red FM Cork.
“ Saya pulang dari liburan pada hari Jumat dan tak sadar bahwa ada luka di jari kaki," ungkap Robbie mengenang kisahnya.
" Pada hari Sabtu rasa sakitnya tak tertahankan dan saya pergi ke South Doc dan katanya saya terkena rematik," tambah Robbie.

Saat itu, Robbie diberi obat steroid dan suntikan penghilang rasa sakit. Namun saat ia sudah kembali ke rumah, ia merasa kondisinya makin memburuk.
" Saya terjaga sepanjang malam dengan rasa sakit. Hari Minggu pagi saya kesulitan bernapas. Kaki saya juga sangat bengkak kala itu,"
Karena merasa tak tahan dengan sakit yang diderita, Robbie memutuskan berkunjung ke rumah sakit.
Para dokter langsung mengambil darah untuk mengecek kondisinya. Saat diperiksa, kondisi kaki Robbie makin menghitam dan terpaksa dilakukan tindakan untuk mengurangi pembengkakan.
" Kemudian mereka mulai membius saya dan saya tidak tahu apa yang terjadi. Para dokter mengambil beberapa sampel dan memberi antibiotik."
Setelah 48 jam dilakukan pemeriksaan, Robbie diketahui terserang serangga pemakan daging langka, Necrotizing Fasciitis.

“ Saya diberi tahu bahwa operasi ini hanya memiliki peluang berhasil sebesar 25 persen."
Robbie menjelaskan, dia harus terus berbaring di tempat tidur dan dokter mengingatkan untuk segera melakukan tindakan.
" kita harus melakukan operasi darurat sekarang, ini mengancam nyawa," jelas salah seorang dokter yang menangani Robbie."
Menurut dokter yang menanganinya, kaki Robbie sudah tak bisa diselamatkan dari pinggul ke bawah. Dokter melakukan operasi demi menyelamatkan hidupnya.
" Saat diberi tahu untuk operasi, saya hanya bisa menemui istri saya, Tracey. Bahkan saya tak punya waktu lagi untuk menemui putri saya sebelum operasi," ujarnya lagi.

Setelah dokter melakukan tujuh kali operasi, virus yang menyerang tubuh Robbie akhirnya bisa hilang. Namun, kakinya harus menjalani pencangkokan kulit.
Robbie sangat bersyukur atas apa yang telah dijalani selama proses operasi. Dirinya sangat berterima kasih atas kesetiaan Tracey selama masa-masa kritisnya.
Tak lupa, Robbie juga memuji kinerja semua dokter dan staf di rumah sakit dan menyebutnya sebagai sosok 'pahlawan' yang luar biasa.
(Sumber: Daily Star)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya