Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Upaya pemerintah Arab Saudi dalam memusnahkan virus corona memang belum berakhir. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghargai upaya yang dilakukan otoritas kesehatan Arab Saudi dalam menanggulangi virus corona.
" Selama tiga minggu terakhir tim kami tidak mendokumentasikan adanya kasus baru di rumah sakit. Hal ini menunjukkan tidak ada yang perlu dikhawatirkan terlebih kasus telah mengalami penurunan secara signifikan," ucap EIZ Al-Deen Muhsini, Perwakilan tetap Organisasi Kesehatan Dunia di Arab Saudi kepada Saudigazette.
Saat disinggung mengenai musim haji dan umroh, Muhsini mengandalkan kesadaran pemerintah negara asal para jamaah, dan kesadaran mereka saat tiba di Arab Saudi.
Secara terang-terangan Mushini mengatakan masalah utama penyebaran virus MERS adalah orang-orang tidak mengambil langkah pencegahan. Seperti perubahan perilaku untuk membiasakan mengenakan masker dan sarung tangan bagi petugas medis. Sebelumnya tim dari Departemen Kesehatan dan WHO telah melakukan kunjungan ke beberapa rumah sakit di Arab Saudi untuk meningkatkan kesadaran petugas medis.
Virus yang diketahui tertular melalui unta itu banyak ditemukan di Sudan, Tunisa, dan Spanyol. Namun kasus lebih dominan ditemui di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar.
Abdullah Al-Wahabi, General Manager dari Badan Pusat Institusi Kesehatan Saudi (CBAHI) menyebut saat ini Arab Saudi telah memiliki 8.000 pusat kesehatan. Bahkan sejauh ini telah ada 130 rumah sakit umum dan swasta yang terakreditasi.
Dr Sameen Siddiqi, Direktur Departemen Pengembangan Sistem Kesehatan WHO mengatakan bahwa mereka selama ini telah banyak memberikan bantuan tekniskepada Departemen Kesehatan Saudi terutama dalam menangani penyebaran virus corona. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya