Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Papan Reklame Ambruk Di Warung Buncit, Jakarta Selatan (Foto: Istimewa)
Dream - Sebuah papan reklame yang berada di Jalan Buncit Raya, Kalibata, Jakarta Selatan roboh hingga menghalangi badan jalan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Subejo, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu, 1 Desember 2019 sekitar pukul 19.30 WIB.
" Sebab kejadian diperkirakan konstruksi sudah rapuh," ujar Subejo, Senin 2 Desember 2019.

Papan reklame di Warung Buncit, Jakarta Selatan roboh
Beruntung, tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa tersebut. Petugas pun masih mencari tahu siapa pemilik papan reklame itu.
" Untuk pemilik reklame belum diketahui, ya," kata dia.
Dream - Papan reklame bergambar perempuan berjilbab yang diluncurkan Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Kuwait menuai kontroversi. Sebab, iklan reklame itu dianggap telah mempromosikan arus intelektual melalui `hijab` dan melanggar hukum konstitusi Kuwait.
Dalam reklame itu tertulis " Jilbab saya membuat hidup lebih baik."
Anggota Majelis Nasional Kuwait, Safa Al Hashem menerbitkan cuitan berisi kritik terhadap kampanye itu.
" Sebuah kampanye aneh. Negara sipil dengan konstitusi yang menjamin kebebasan pribadi tidak dapat menyetujui iklan semacam itu."
Bahkan, dalam wawancara dengan Al Arabiya, Hashem meminta Menteri Wakaf Kuwait menghentikan kampanye aneh itu.
" Saya tidak menyerang hijab itu. Yang saya pertanyakan yaitu siapa di belakang kampanye ini? Apakah murni dari pemerintah atau promosi kementerian sendiri? atau didanai pihak ketiga?"
Hashem menuding iklan tersebut sebagai tindakan provokatif. " Sebagai seorang politikus, saya bersumpah untuk melindungi kebebasan rakyat saya dan bukan untuk menjadi arena ideologis."
Politikus lain, Ghadeer Asiri mengatakan persoalan yang mengemuka bukanlah masalah jilbab.
" Kami tak menentang hijab, namun posisi pemerintah yang tidak tunduk pada aturan resmi dan pendanaan atas kebijakan pemasangan reklame itu," kata Ghadeer.
(Sah)
Dream - Sebuah foto iklan rumah yang dipasang di situs jual beli properti Zillow menjadi viral.
Bukan lantaran desainnya, tapi penampakan bubuk warna putih yang berjejer rapi di atas piring di meja dapur.

Rumah yang berada di Oak Park, Michigan, Amerika Serikat itu pun laris jadi perhatian netizen, termasuk polisi.
Anu Prakash dari stasiun televisi 7 Action News menghubungi nomor yang tercantum dalam iklan.
Seorang pria menjawab panggilan Prakash. Dia mengaku sebagai pacar dari wanita yang ingin menjual rumah melalui iklan tersebut.
Pria yang hanya ingin dipanggil Jeff itu mengaku sengaja menaruh bubuk putih tersebut supaya iklannya jadi pusat perhatian.
" Aku pikir, jika menaruh barang tersebut orang akan memerhatikan iklan ini. Jika jadi perhatian, iklannya pasti viral. Tapi ini sudah terlalu viral," katanya.
Rumah dalam iklan itu beralamatkan di Northfield Boulevard, dan menjadi viral di media sosial.
Banyak orang mengira bubuk putih berjejer rapi di atas piring itu adalah kokain. Namun, Jeff membantahnya.
Dia sebenarnya hanya ingin bercanda dengan menaruh bubuk putih itu. Kata Jeff, bubuk putih itu bukan kokain tapi obat sakit kepala yang dihancurkan sampai halus.
Karena penampakan bubuk putih yang dikira kokain itu, iklan rumah tersebut sempat menyedot 29,000 tayangan hanya dalam satu hari.
Rupanya, siasat Jeff menarik perhatian netizen untuk melihat iklan dengan menaruh bubuk putih seperti kokain berhasil.
Kepada Prakash, Jeff mengaku telah menerima lebih dari 100 email, SMS dan panggilan.
" Saya sampai kewalahan karena menerima email, SMS dan panggilan menanyakan tentang rumah itu," kata Jeff.
Namun iklan tersebut sudah dihapus oleh Zillow karena dianggap melanggar Syarat dan Ketentuan.
(Sumber: WXYZ.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya