Terlalu Fokus ke Layar Hape, Pria Nyungsep ke Rel Kereta

Reporter : Maulana Kautsar
Minggu, 1 Desember 2019 14:00
Terlalu Fokus ke Layar Hape, Pria Nyungsep ke Rel Kereta
Entah mengapa si pria menolan saat mau diberikan bantuan medis.

Dream - Hati-hati ketika menggunakan ponsel di ruang publik. Akibat terlalu berkonsentrasi di layar ponsel, seorang pria terperosok ke lintasan rel kereta ap di Stasiun Kereta Api Aguero, di Buenos Aires, Argentina.

Dilaporkan Metro.co.uk, peristiwa ini terekam kamera pengaman pada 13 November 2019. Pria 49 tahun, yang tak diketahui namanya itu terlihat berjalan di peron.

Dia berjalan sembari menatap layar ponsel. Tak disadari dia berjalan menyerong. Melewati garis kuning yang biasa dibuat untuk memberi batas aman antara penumpang dan kereta.

Tak lama kemudian dia terjatuh. Beruntung tak ada kereta yang melintas.

Para penumpang lain segera menghampiri dan memberikannya pertolongan. Pria tersebut menolak untuk memberikan penanganan medis.

Pria terjatuh dari peron© Istimewa

Peristiwa serupa juga terjadi di Stasiun Kereta Api, Pueyrredon, Buenos Aires, pada 15 Oktober 2019.

Seorang lelaki yang tidak sehat bersandar di dinding lalu terpeleset maju. Dia mendarat di atas seorang wanita yang berjalan di dekat tepi peron.

Dorongan itu menyebabkan si perempuan jatuh ke rel. Untungnya, sopir kereta berhenti sebelum posisi jatuh si perempuan.

1 dari 4 halaman

Terungkap, Fungsi Batu Kerikil di Antara Besi Rel Kereta Api

Dream - Selain bus, salah satu alat transportasi darat untuk jarak jauh yang murah saat ini adalah kereta api.

Di Indonesia, kereta api bahkan sudah menjadi budaya bagi pemudik di saat hari raya atau liburan sekolah.

Penumpang bisa melihat pemandangan alam yang indah karena rel kereta api biasanya berada di daerah pinggiran.

Di balik perjalanan yang mengasyikkan itu, pernahkah Sahabat Dream bertanya-tanya tentang rel kereta api?

Jika diperhatikan, kamu akan melihat bahwa di sepanjang jalurnya, rel kereta api berisi penuh dengan batu kecil atau batu kerikil.

2 dari 4 halaman

Fungsi Batu Kerikil di Rel Kereta Api

Batu-batu kecil atau kerikil itu berfungsi untuk menjaga agar antara bantalan kanan dan kiri tetap pada posisinya.

Karena itulah batu kecil atau kerikil itu tidak boleh berbentuk bulat dan halus, tapi harus kasar dan tidak beraturan.

Jika bentuk batu atau kerikilnya bulat-bulat, bantalan rel kereta api bisa goyang sehingga jarak antara bantalan kiri dan kanan berubah.

Tentu saja, jika bantalan kiri dan kanan berubah, maka sangat membahayakan kereta api itu sendiri.

Papan-papan kayu yang terpasang di rel kereta api juga memiliki fungsi yang hampir sama dengan batu kecil atau kerikil.

Dengan diikat pada papan-papan kayu atau semen beton, jarak kedua bantalan rel kereta api bisa tetap dan tidak mudah berubah.

3 dari 4 halaman

Untuk Menyerap Air dan Menghambat Pertumbuhan Tanaman

Fungsi batu kecil atau kerikil tersebut juga untuk menyerap air yang menggenang di dalam rel kereta api.

Air yang menggenang di dalam rel kereta api sangat membahayakan. Kereta api bisa tergelincir dari bantalan relnya.

Batu kecil atau kerikil tersebut juga berfungsi agar rel kereta api tidak ditumbuhi tanaman.

Dengan adanya batu kecil atau kerikil, tanaman akan sulit tumbuh di sekitar rel kereta api.

Rerumputan atau tanaman lainnya yang tumbuh bisa membahayakan karena menyebabkan penggemburan tanah di sekitar rel.

4 dari 4 halaman

Meredam Getaran Kereta Api

Fungsi lainnya dari batu kecil atau kerikil di rel kereta api adalah mereda getaran saat kereta api melintas.

Seperti diketahui, getaran kereta api tanpa disadari bisa mempengaruhi kekuatan bangunan.

Untuk menghindari hal ini, maka rel kereta api ditaburi batu kecil atau kerikil.

Dengan taburan batu kecil atau kereta di sepanjang rel kereta api, maka getaran yang ditimbulkan bisa dikurangi.

Selain getaran, batu kecil atau kerikil tersebut juga berfungsi untuk meredam bunyi yang ditimbulkan.

(Sah, Sumber: Siakapkeli.my)

Beri Komentar