Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - London kembali menjadi sasaran teror. Seorang pria yang menggunakan rompi berbahan peledak palsu secara membabi buta melakukan aksi penusukan.
Peristiwa horor ini mengingatkan masyarakat dunia pada kasus dua tahun lalu saat tiga pria menabrak pejalan kaki di jembatan terkenal di Inggris tersebut. Sebanyak delapan orang tewas dan 50 lainnya luka-luka.
Kepala Kepolisian Anti Teroris Inggris seperti dikutip Evening Standard mengatakan seorang terduga pelaku telah ditembak oleh polisi anggota Anti Teror London.
" Saya bisa mengonfirmasi dia tewas di tempat," ujarnya.
Aksi penusukan itu menyebabkan dua orang tewas dan beberapa orang mengalami luka. Pelaku menusuk korban menggunakan pisau besar sebelum dilumpuhkan pihak keamanan.
Neil memastikan pelaku berusaha mengelabui polisi dengan menggunakan rompi berbahan peledak palsu.
" Saya juga mengonfirmasi kalau rompi yang digunakan terduga pelaku bukan merupakan bahan peledak. Tetapi kami terus memeriksa area sekitar dan memastikan tidak ada ancaman bagi warga," ujarnya menambahkan.
Dalam aksi teror tersebut, publik Inggris juga menyaksikan seorang pejalan kaki yang berani menghadang pria pelaku penikaman. Mereka menyebut pria tersebut sebagai pahlawan.
Rekaman di media sosial menunjukkan bahwa korban ditodong oleh orang lewat, lalu petugas bersenjata api mengintervensi dan menembaknya hingga mati.
Seorang pria yang turun tangan mengatakan bahwa mereka telah berusaha mengambil pisau dari tangan pria itu.
Dilansir dari BBC, masyarakat mengungkapkan kekaguman atas keberanian mereka yang terlibat.
George Robarts seorang penyanyi ternama, melalui akun Twitternya menulis bahwa seorang pria terlihat dalam video berjalan menjauhi penyerang yang memegang pisau, lainnya terekam berlari menerobos lalu lintas dan melompati partisi di jalanan untuk membekuk pelaku bersama sejumlah orang.
Robarts melanjutkan: " Kami melarikan diri tetapi sepertinya dia berhasil melucuti penyerang, keberanian luar biasa."
Menanggapi gambar yang sama, pengguna Twitter @jcdiet mengatakan: " Berteriaklah kepada pria pemberani di jembatan London ini yang berhasil melepaskan pisau dari pelaku psikopat."
Respons lain datang dari sebuah akun bernama Tom yang menjawab " apresiasi yang lebih besar untuk orang yang menahannya" merujuk salah satu warga sipil lain yang terlibat, yang terlihat memiting penyerang ke tanah.
(Sah, Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya