Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Kisah Para Penjaga Cita Rasa Indonesia di Tanah Suci

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 2 September 2014 11:00
Kisah Para Penjaga Cita Rasa Indonesia di Tanah Suci
Jamaah haji Indonesia di Tanah Suci tak perlu susah mendapatkan makanan dengan cita rasa Tanah Air. Penyelenggara haji menyediakan katering dengan chef dari Indonesia.

Dream - Jamaah haji Indonesia di Tanah Suci tak perlu susah mendapatkan makanan dengan cita rasa Tanah Air. Sebab, penyelenggara haji telah menyediakan katering yang dipastikan cocok dengan lidah para jamaah haji. Dan yang pasti, para chef alias juru masak untuk jamaah haji itu dipastikan asli Indonesia.

Di Madinah, Arab Saudi, ransum untuk para jamaah haji asal Indonesia disediakan oleh sejumlah perusahaan katering. Dan tukang masaknya berasal dari wilayah Cianjur dan Sukabumi, Jawa Barat.

Mereka rata-rata sudah lama bekerja di Saudi sebagai juru masak. Mereka tersebar di 10 perusahaan penyedia katering bagi jamaah di Madinah.

Kisah Para Penjaga Cita Rasa Indonesia di Tanah Suci

Juru masak asal Indonesia. Sumber: Kemenag

" Alhamdulillah, saya dan teman-teman lain bisa melayani jemaah dengan menyediakan masakan bercita rasa Indonesia, semoga jemaah bisa menikmatinya dan tenang dalam beribadah," ujar Asep Ridwan, salah satu tukang masak di Madinah, sebagaimana dikutip Dream dari laman resmi Kementerian Agama, Selasa 2 September 2014.

Menjaga cita rasa Indonesia dalam masakan yang dikonsumsi jamaah menjadi persyaratan mutlak. Syarat ini harus dipenuhi oleh penyedia katering. Selain juru masak asal Indonesia, bumbu-bumbu untuk katering inipun juga didatangkan dari Tanah Air.

" Ini agar cita rasa Indonesia terjaga dan jamaah bisa menikmati makannya, sehingga fisik mereka tetap sehat dan bugar untuk beribadah," terang Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis.

Beri Komentar