Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Jamaah Haji Diminta Kendalikan Amarah

Reporter : Syahid Latif
Senin, 1 September 2014 11:45
Jamaah Haji Diminta Kendalikan Amarah
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan selama di Tanah Suci jamaah haji akan menghadapi banyak perbedaan antarsesama anggota jamaah.

Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, meminta jamaah haji Indonesia menjaga diri serta memelihara kesehatan. Dia juga meminta jamaaha haji bisa mengendalikan emosi, amarah, dan meningkatkan rasa sabar, sebagai ungkapan syukur karena diberi kesempatan Allah untuk menunaikan ibadah haji.

" Tidak banyak orang memiliki kesempatan untuk menunaikan ibadah haji. Diberi kesempatan sebagai tamu Allah adalah bentuk kehormatan paling mulia dan karena itu harus disyukuri," kata Lukman saat melepas kelompok terbang (Kloter) I Provinsi DKI Jakarta di Embakasi Halim Perdanakusuma, Senin 1 September 2014.

Menurut Lukman, selain menjalankan ibadah di Tanah Suci, jamaah haji sejatinya juga merupakan duta bangsa. Sebab, mereka akan bertemu dengan jamaah haji dari negara lain. Jutaan umat Muslim dari berbagai belahan dunia akan berintreaksi selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

Oleh sebab itu, kata Lukman, sangat penting bagi jamaah untuk mengendalikan diri. Dia menambahkan, untuk memperoleh haji mabrur diperlukan kesabaran dan toleransi. Sebab, selama di Tanah Suci jamaah haji akan menghadapi banyak perbedaan antarsesama anggota jamaah. " Hindari segala pertengkaran dan tempatkan rasa marah itu pada tempatnya," tutur Lukman.

Dia menambahkan, kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan perlu dikedepankan, karena di Tanah Suci kondisinya akan jauh dari keadaan di Tanah Air. Menjaga kesehatan menjadi keharusan dan jamaah diimbau tidak memforsir tenaga untuk hal-hal yang tidak penting.

Hari ini, sejumlah Kloter haji Indonesia diterbangkan menuju Arab Saudi. Kloter I DKI berjumlah 455 dengan tujuan Madinah. Dari embarkasi Makassar diberangkatkan sebanyak 455 orang, Padang (455), Lombok (325), Medan (440), dan Solo dengan dua Kloter, masing-masing 375 orang. (Ism, Sumber: Kementerian Agama)

Beri Komentar