Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tang, 52 (Mirror UK-Youtube)
Dream - Seorang kakek menjadi pasien pertama yang didiagnosa terkena Covid-19 gelombang dua di kota Beijing, setelah ia pergi belanja ke pasar Xinfadi.
Tang, 52 tahun, pergi berbelanja ke supermarket karena anak-anaknya meminta untuk dibelikan ikan.
Saat di wawancara diatas kasurnya, Tang mengatakan, " Saya hanya keluar untuk membeli ikan. Anak-anak saya ingin makan ikan. Setelah mendapatkannya, tak sadar saya terkena penyakit ini."

Tang diketahui dibawa ke rumah sakit pada Rabu lalu ketika dirinya jatuh sakit. Setelah itu, pihak rumah sakit langsung menjalankan tes Covid-19. Hasil tes menunjukkan Tang telah terpapar virus itu.
Dengan penambahan kasus terbaru, menjadikan kasus terkonfirmasi di Beijing menjadi 158 kasus dalam waktu seminggu.

Tang melaporkan pada pihak otoritas kesehatan setempat, pasar makanan laut Xifandi merupakan satu-satunya tempat yang dikunjungi dalam dua minggu terakhir.
Selain itu, Tang juga memberikan 38 daftar orang yang sempat melakukan kontak dekat dengan dirinya selama periode dua minggu.
Dengan adanya cluster baru di pasar Xifandi, pemerintah Beijing menutup dua pasar makanan laut lainnya yang telah positif menjadi klaster penyebaran Covid-19 baru.
Selain penutupan pasar, masyarakat Beijing diminta untuk tidak melakukan perjalanan keluar kota.
Ribuan penerbangan juga telah dibatalkan di bandara Beijing dan tingkat tanggap darurat di kota sudah dinaikkan ke tertinggi kedua.
Pelacakan kontak pasien positif Covid-19 juga dilakukan dengan uji cepat dan pemerintah mengeluarkan langkah pencegahan serta kontrol lainnya.
Semua tempat umum seperti clubhouse dan ruang pesta yang berada di komplek apartemen, akan tetap ditutup.
Kantor, restoran, dan hotel 'berisiko tinggi' akan tetap di tutup. Selain itu, penerbangan di dua bandara domestik juga telah ditangguhkan setengahnya.
Selain memperketat peraturan di dalam negeri, China juga telah melarang sebagian besar orang asing masuk ke negara itu. Bahkan diplomat asing yang datang dari luar negeri harus menjalani isolasi selama dua minggu di dalam negeri.
(Sumber: Mirror.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya