Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemain JS Kabylie (www.maracanafoot.com)
Dream - Pesepakbola asal Kamerun yang bermain di kompetisi Aljazair, Albert Ebosse, meninggal dunia setelah terkena benda yang dilemparkan dari tribun penonton. Pria yang bermain untuk klub JS Kabylie itu tewas setelah terluka di bagian kepala.
Menurut laman Sky News, Minggu 24 Agustus 2014, para penonton mengamuk saat JS Kabylie kalah dari USM Alger dengan skor 1-2. Ironisnya lagi, Ebosse merupakan pencetak satu-satunya gol bagi klub yang dia bela.
Karena kalah di kandang, setelah pertandingan pada Sabtu yang lalu itu penonton menjadi beringas. Mereka melemparkan benda apa saja yang ada di sekitarnya ke tengah lapangan. Kebrutalan suporter bola di negara berpenduduk mayoritas muslim ini akhirnya memakan korban jiwa.

Albert Ebosse. Sumber foto: Sky News
Pada saat itu, pertandingan memang sudah usai. Sejumlah pemain bahkan sudah berjalan menuju kamar ganti. Namun apesnya, Abusse kala itu masih berada di lapangan. Hingga kepalanya terkena lemparan benda dari arah tribun di Stadion Tizi Ouzou itu.
Pemain berusia 24 tahun itu kemudian dibawa ke rumah sakit. Namun sayang, nyawa pemain yang bergabung dengan JS Kabylie pada tahun lalu itu tak bisa diselamatkan.
Setelah kematian Ebosse, melalui situs resminya, klub Kabylie menggeluarkan pernyataan. Menurut mereka, peristiwa tersebut tengah diselidiki oleh Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.s
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya