Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Pembongkaran Jenazah (Foto: Instagram @radarcirebon)
Dream - Beredar sebuah video memperlihatkan pembukaan paksa makam korban Covid-19 di Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon.
Diketahui jenazah di dalam peti mati ternyata masih mengenakan baju dan popok sekali pakai.
Kemarahan warga tersebut, tersiar dalam video berdurasi lebih dari dua menit terkait kejadian itu dan ramai tersebar di WhatssApp sejak Minggu, 4 Oktober 2020 sore.

Dilansir dari Instagram @radarcirebon, terlihat dalam video, nampak puluhan warga tersulut emosinya saat prosesi pemakaman salah satu warganya yang meninggal diduga karena Covid-19. Suasana prosesi pemakaman pun ricuh.
Warga terpancing emosinya karena melihat korban yang akan dimakamkan, setelah dibuka dari peti dan kantong mayat, ternyata masih mengenakan baju berwarna hitam.
“ Ini tidak benar. Masih pakai baju berarti belum disucikan. Ayo bawa pulang, disucikan dulu,” ujar pria yang merekam video tersebut.
View this post on Instagram
Dream - Keluarga di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, membongkar makam BH, 60 tahun, warga Nagari Campago Selatan, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Senin 28 September 2020.
Keluarga membongkar makam tersebut usai mengetahui hasil swab jenazah, negatif Covid-19.
" Berdasarkan hasil negatif tersebut kemudian pihak keluarga dari Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung minta izin kepada Walinagari Campago Selatan bapak Hanafi untuk melakukan pembongkaran makam BH," ujar Kapolsek Kampung Dalam AKP Kasman, dikutip dari minangkabaunews.com, Selasa 29 September 2020.
Kapolsek menjelaskan, keluarga membongkar makam BH telah berkoordinasi dengan pihak Bamus dan Walinagari Campago Selatan Kampung Dalam, dengan alasan ingin memindahkan jenazah ke arah kiblat.
" Tujuan keluarga untuk menggali kuburan BH guna memastikan hadap kiblat dari jenazah, kemudian setelah itu pihak keluarga mengarahkan jenazah ke arah kiblat dan menimbunnya kembali," lanjutnya.
Kegiatan pembongkaran dilakukan sekitar pukul 15.15 WIB dan pemakaman kembali jenazah BH selesai pukul 16.15 WIB.
Sebelumnya, Senin tanggal 2 September 2020 sekira pukul 12.00 WIB, didapat informasi dari satgas Covid-19 Puskesmas Kampung Dalam bahwa ada masyarakat Korong Simpang Empat Pancahan, Nagari Campago Selatan, Kecamatan V Koto Kampung Dalam berinisial BH yang dinyatakan positif Covid-19 dari hasil tes swab yang dilakukan oleh RSUD Pariaman.
Pada saat itu pasien dirawat di RSUD Pariaman dan pada hari Kamis tanggal 24 September 2020 sekira pukul 13.00 WIB pasien meninggal dunia dan dimakamkanlah secara Protokol Covid-19
Pemakaman secara protokol Covid-19 tersebut dilakukan pengamanan oleh personil Polsek V Koto Kampung Dalam.
Keluarga yang kontak erat dengan pasien tersebut sudah dilakukan tes swab oleh Puskesmas Kampung Dalam pada hari Selasa tanggal 22 September 2020 dan menunggu hasil keluar.
Sumber: Minangkabau News
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam