Ilustrasi (Foto:Shutterstcok.com)
Dream - Urusan rezeki, jodoh dan kematian memang sudah digariskan oleh Allah SWT. Meski demikian, kita sebagai makhluk juga berikhtiar untuk menjaga kualitas hidup dengan harapan memiliki umur panjang.
Berbagai cara juga dilakukan. Mulai rajin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat hingga menjaga pola tidur.
Kini, ada penelitian dari Tilburg University, Belanda menyebut menyenangkan istri tidak hanya berdampak pada kelanggengang hubungan, tapi juga bisa memperpanjang usia.
Penelitian itu dilakukan selama delapan tahun dengan 4,4 ribu pasangan di Amerika Serikat. Dalam survei itu, para responden menjawab sejumlah pertanyaan seperti kepuasan hidup, kepuasan bersama pasangan dan dukungan dari pasangan yang dirasakan.
Selang delapan tahun, ada 16 persen dari responden yang sudah meninggal dunia. Para peneliti menganalisa, mereka yang telah meninggal itu cenderung menjawab pertanyaan kalau kualitas hubungan dengan pasangannya rendah, kepuasan hidup rendah.
" Penelitian ini mungkin memiliki implikasi untuk pertanyaan seperti atribut apa yang harus kita perhatikan, ketika memilih pasangan atau pasangan kita. Apakah rekomendasi gaya hidup sehat harus menargetkan pasangan (atau rumah tangga) daripada individu," ujar penulis penelitian, Olga Stavrova dikutip dari laman Mirror.co.uk, Jumat 26 April 2019.
Dengan analisa itu juga dapat diartikan, jika membahagiakan istri maka akan mendapat kualitas hidup yang bahagia dan juga memperoleh usia yang lebih panjang.
(ism, Sumber: Mirror.co.uk)
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?