Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Pengasuh Ponpes Al Khoziny (Foto: NU Online Jatim)
DREAM.CO.ID - Pengasuh Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran, Abdus Salam Mujib menanggapi peristiwa ambruknya bangunan musala pada Senin, 29 September 2025 sekitar pukul 15.15 WIB.
“ Saya kira ini takdir dari Allah. Jadi, semuanya harus bisa bersabar dan mudah-mudahan diberi ganti oleh Allah yang lebih baik,” ujarnya dikutip dari NU Online Jatim, Kamis, 2 Oktober 2025.
Dia berharap atas terjadinya musibah ini dibalas dengan kebaikan yang lebih baik oleh Allah SWT.
“ Ya, mudah-mudahan dibalas dengan kebaikan oleh Allah yang lebih daripada musibah ini,” imbuh kiai yang juga Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo ini.
Kegiatan belajar mengajar di pondok pesantren pun sementara dihentikan. Abdus Salam menjelaskan, pembangunan musala telah dilakukan sejak sembilan hingga 10 bulan yang lalu.

Lantai satu akan digunakan sebagai musala untuk santri putra. Sementara lantai dua dan tiga untuk ruang aula.
“ Ya, bisa untuk kegiatan-kegiatan santri, seperti bahtsul masail dan lainnya,” katanya.
Sebelum ambruk, pada pagi hari hingga siang sempat dilakukan proses pengecoran tahap akhir untuk dek lantai 3. Saat peristiwa ambruknya bangunan musala, proses cor sudah selesai dilakukan.
“ Ngecor dari pagi. Saat ambruk proses cor sudah selesai. Selesai cor siang,” tuturnya.

Bangunan ambruk saat santri sedang melaksanakan salat Ashar berjamaah di lantai satu.
“ Yang ditempati baru lantai satu. Lainnya itu kosong, tidak ada santri sama sekali,” tegasnya.
Ambruknya bangunan musala diduga karena penopang cor di bagian bawah kurang kuat menahan beban. Sehingga akhirnya menekan keras ke bawah dan rubuh.
“ Sepertinya ini penopang cor itu gak kuat, jadi menekan ke bawah,” pungkasnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya