Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Pengertian Kata Konjungsi Subordinatif (Foto Ilustrasi: Unsplash.com)
Dream – Konjungsi adalah kata hubung yang digunakan dalam suatu kalimat untuk menghubungkan antar kata sehingga lebih mudah untuk dipahami pembaca. Ada banyak sekali kata konjungsi yang bisa sahabat Dream gunakan untuk menghubungkan antar kata. Namun memilih kata konjungsi harus tepat agar informasi yang disampaikan benar-benar jelas.
Kata konjungsi memiliki beragam jenis salah satunya adalah kata konjungsi subordinatif. Pengertian konjungsi subordinatif adalah jenis konjungsi yang menghubungkan dua klausa atau lebih yang tidak sama derajatnya. Jadi, konjungsi jenis ini menghubungkan dua unsur maupun lebih yang tidak setaraf.
Nah, agar sahabat Dream lebih mudah untuk memahami tentang kata konjungsi subordinatif, dan contohnya, berikut sebagaimana telah dirangkum melalui bola.com dan dosenbahasa.com.

Sebelum membahas apa saja jenis-jenis dari kata konjungsi subordinatif, alangkah baiknya jika sahabat Dream mengetahui terlebih dahulu apa itu konjungsi subordinatif.
Konjungsi subordinatif terdiri dari dua kata, yakni konjungsi dan subordinatif. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), konjungsi adalah kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antraklausa, dan antarkalimat. Sedangkan subordinatif atau subordinasi adalah adalah penggabungan dua unsur gramatikal dengan cara sedemikian rupa sehingga yang satu terikat kepada yang lain atau hubungan antara klausa terikat dan klausa bebas dalam sebuah kalimat.
Jadi, secara bahasa kata konjungsi subordinatif adalah konjungsi yang menyatukan dua unsur gramatikal sedemikian rupa (baik itu frasa, klausa, atau kalimat), hingga keduanya menjadi suatu kesatuan yang mengikat.
Setelah mengetahui pengertian dari kata konjungsi subordinatif, selanjutnya sahabat Dream perlu mengetahui beberapa contoh konjungsi subordinatif agar lebih mudah memahaminya. Berikut adalah contoh-contoh kata konjungsi subordinatif:
Kalimat subordinatif dengan hubungan tujuan menggunakan kata konjungsi subordinatif berupa supaya, agar, dan untuk. Berikut adalah contoh kalimatnya:
Kalimat subordinatif dengan hubungan sebab-akibat menggunakan kata konjungsi subordinatif berupa karena, sebab, oleh karena, sehingga, dan sampai. Berikut adalah contoh kalimatnya:
Kalimat subordinatif hubungan perumpamaan menggunakan kata konjungsi subordinatif berupa seakan-akan, seolah-olah, ibarat, seperti, dan laksana. Berikut adalah contoh kalimatnya:
Kalimat subordinatif hubungan bersyarat menggunakan kata konjungsi subordinatif berupa kalau, jika, dan, apabila. Berikut adalah contoh kalimatnya:
Kalimat subordinatif hubungan waktu menggunakan kata konjungsi subordinatif berupa semenjak, sejak, tatkala, selama, sambil, serta, setelah, sesudah, selama, sambil, dan sebelum. Berikut adalah contoh kalimatnya:
Kalimat subordinatif hubungan pengandaian menggunakan kata konjungsi subordinatif berupa seumpama, sekiranya, dan andaikan. Berikut adalah contoh kalimatnya:
Kalimat subordinatif hubungan keterangan menggunakan kata konjungsi subordinatif berupa tanpa dan dengan. Berikut adalah contoh kalimatnya:
Kalimat subordinatif hubungan perlawanan menggunakan kata konjungsi subordinatif berupa sekalipun dan walaupun. Berikut adalah contoh kalimatnya:
Kalimat subordinatif hubungan perbandingan menggunakan kata konjungsi subordinatif berupa sama, dengan, dari, dan lebih. Berikut adalah contoh kalimatnya:
Kalimat subordinatif hubungan pelengkap menggunakan kata konjungsi subordinatif berupa yang dan bahwa. Berikut adalah contoh kalimatnya:
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam