Pengertian Konjungsi, Macam-macam dan Cara Penggunaannya dalam Suatu Kalimat

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 23 November 2022 13:27
Pengertian Konjungsi, Macam-macam dan Cara Penggunaannya dalam Suatu Kalimat
Adanya konjungsi berfungsi agar kalimat mudah dipahami maksudnya.

Dream - Konjungsi merupakan sebuah kata yang bertugas menghubungkan antar klausa. Kata konjungsi biasanya terletak di tengah-tengah kalimat.

Mengetahui pengertian konjungsi beserta macam-macamnya sangat penting agar kalimat yang ditulis menjadi lebih sempurna dan mudah dipahami maksudnya.

Sebab kata konjungsi ini menghubungkan kalimat satu dengan kalimat yang lainnya. Apabila konjungsinya tidak tepat, maka kalimat akan memiliki arti yang berbeda.

Berikut Dream merangkum dari berbagai sumber tentang pengertian konjungsi dan macam-macamnya yang penting dipahami.

1 dari 8 halaman

Pengertian Konjungsi

Konjungsi merupakan rantai yang mengaitkan antar klausa dalam suatu kalimat. Adanya konjungsi membuat klausa menjadi suatu kalimat yang mudah dipahami. Konjungsi memiliki ciri-ciri, salah satunya ditulis dengan huruf kecil apabila dijadikan sebuah judul.

Berikut pengertian konjungsi menurut beberapa ahli:

  1. Keraf: Konjungsi adalah kata yang menghubungkan kata atau kalimat di dalam suatu wacana.
  2. Sumarlan: Konjungsi ialah suatu kohesi gramatikal yang digunakan dengan menghubungkan satu unsur dengan unsur lainnya di dalam suatu kalimat.
  3. Anton Moeliono: Konjungsi merupakan suatu kata yang berguna untuk menghubungkan dua tatanan bahasa yang sederajat, yaitu kata dengan kata, frase dengan frase, serta klausa dengan klausa.
  4. Chaer: Konjungsi merupakan kata yang digunakan untuk menghubungkan satu kata dengan kata lainnya, klausa dengan klausa lainnya, sampai kalimat dengan kalimat.

Fungsi dari penggunaan konjungsi adalah sebagai penghubung kata dengan kata, kalimat dengan kalimat, klausa dengan klausa, frasa dengan frasa, hingga paragraf dengan paragraf. Konjungsi juga berperan sebagai penghubung agar suatu kalimat atau paragraf saling berkesinambungan serta mampu menjelaskan suatu istilah atau kalimat.

2 dari 8 halaman

Macam-macam Konjungsi beserta Cara Penggunaannya

Berikut macam-macam konjungsi beserta cara penggunaannya yang perlu Sahabat Dream ketahui agar bisa mengaplikasikannya dalam suatu karya tulis.

1. Konjungsi Aditif

Macam-macam konjungsi yang pertama adalah konjungsi aditif, yaitu konjungsi yang fungsinya untuk menggabungkan kata dengan kata, frasa, klausa atau kalimat yang berkedudukan sederajat. Kata konjungsi jenis ini adalah 'dan, lagi pula, dan serta'.

Contoh kalimat: Dian dan Doni sedang pergi ke pasar malam untuk mencari hiburan.

2. Konjungsi Disjungtif

Macam-macam konjungsi yang kedua adalah konjungsi disjungtif, yaitu konjungsi yang menghubungkan dua unsur sederajat dengan tujuan untuk memilih salah satu dari dua hal atau lebih. Contoh kata konjungsi disjungtif adalah 'maupun, baik, entah'.

Contoh: Memasak merupakan kemampuan bertahan hidup yang perlu dimiliki oleh pria maupun wanita.

3. Konjungsi Pertentangan

Konjungsi pertentangan ialah konjungsi yang berfungsi sebagai kata penghubung antar dua kalimat sederajat yang saling bertentangan. Contohnya: sebaliknya, padahal, melainkan, akan tetapi, sedangkan, namun.

Contoh kalimat: Arum anak yang cerdas, akan tetapi dia kurang patuh dengan orang tua.

3 dari 8 halaman

Ilustrasi© Pexels.com

4. Konjungsi Final

Macam-macam konjungsi yang selanjutnya adalah konjungsi final yaitu konjungsi yang berfungsi untuk menjelaskan maksud dan tujuan suatu peristiwa atau sebuah tindakan. Contoh kata konjungsi: untuk, supaya, agar, guna.

Contoh kalimat: Sinta belajar soal setiap hari agar lulus ujian masuk universitas impiannya.

5. Konjungsi Waktu

Konjungsi waktu merupakan konjungsi yang fungsinya menjelaskan hubungan waktu dari sebuah pernyataan. Contoh kata konjungsi waktu: apabila, sementara, sesudah, setelah, sejak, tatkala, sampai.

Contoh kalimat: Tatkala matahari terbenam, anak-anak sudah harus sampai rumah.

6. Konjungsi Perbandingan

Konjungsi perbandingan ialah konjungsi yang berfungsi membandingkan dua hal tertentu. Contoh kata: sebagai, seakan-akan, umpama, sebagaimana, ibarat, bagaikan.

Contoh kalimat: Sinar lampu itu terang, bagaikan bulan di malam hari.

4 dari 8 halaman

Macam-macam Konjungsi Selanjutnya...

7. Konjungsi Akibat

Konjungsi akibat merupakan konjungsi yang fungsinya menjelaskan akibat dari terjadinya sesuatu. Contoh kata: sehingga, sampai, akibatnya.

Contoh kalimat: Pria itu kerap berbuat kriminal, sehingga wajar jika masuk penjara.

8. Konjungsi Syarat

Konjungsi syarat berfungsi menggabungkan dua unsur yang mempunyai hubungan syarat di dalamnya. Contoh kata: jika, apabila, jikalau, bilamana, asalkan.

Contoh kalimat: Asalkan kau selalu mendukungku, aku akan merasa bahagia apapun kondisinya.

9. Konjungsi Tak Bersyarat

Konjungsi tak bersyarat berfungsi menjelaskan jika terjadinya suatu hal tidak membutuhkan syarat tertentu. Contoh kata: walaupun, biarpun, sekalipun, kendatipun, meskipun.

Contoh kalimat: Andi terus berjuang menggapai cita-citanya, meskipun kerap ditimpa kegagalan.

5 dari 8 halaman

10. Konjungsi Penegas

Konjungsi penegas berfungsi menegaskan atau meringkas suatu kalimat yang sebelumnya telah disebutkan sebelumnya. Contoh kata: bahkan, yaitu, umpama, apalagi, misalnya.

Contoh kalimat: Sepeda itu sangat murah, apalagi ditambah dengan diskon.

11. Konjungsi Pembenaran

Konjungsi pembenaran berfungsi menggabungkan dua hal dengan membenarkan suatu hal pada induk kalimat. Contoh kata: walaupun, biarpun, sungguhpun, kendatipun, meskipun.

Contoh kalimat: Hari ini saya tetap masuk sekolah walaupun cuaca sangat panas.

12. Konjungsi Penjelas

Konjungsi penjelas berfungsi menghubungkan bagian kalimat terdahulu beserta perinciannya. Contoh kata: bahwa.

Contoh kalimat: Rudi mengatakan bahwa ia tidak mengerti perihal pencurian yang terjadi di sekolahnya.

6 dari 8 halaman

13. Konjungsi Korelatif

Konjungsi korelatif berfungsi menghubungkan dua kalimat yang berkaitan sehingga saling mempengaruhi. Contoh kata: semakin, bertambah, tidak hanya.

Contoh kalimat: Salahudin tidak hanya seorang mahasiswa tetapi juga seorang pengusaha.

14. Konjungsi Kausal

Konjungsi kausal berfungsi menjelaskan penyebab suatu peristiwa atau kejadian tertentu. Contoh kata: sebab, karena, itu.

Contoh: Nasi itu tidak bisa dikonsumsi karena sudah basi.

15. Konjungsi Urutan

Konjungsi urutan merupakan konjungsi yang fungsinya untuk menyatakan urutan suatu hal dalam sebuah kalimat. Contoh katanya: mula-mula, lalu, kemudian.

Contoh kalimat: Masukkan gula dan kopi ke dalam gelas, kemudian tuangkan air panas.

Demikian itulah penjelasan tentang pengertian konjungsi, macam-macam dan cara penggunaannya dalam suatu kalimat.

7 dari 8 halaman

Konjungsi Antarkalimat

Konjungsi dianalogikan sebagai rel kereta api yang menghubungkan satu stasiun dengan stasiun lainnya. Perbedaannya ialah kalau rel dibuat dari besi, sementara konjungsi dibuat dari kata.

Pengertian konjungsi antarkalimat adalah kata sambung yang menghubungkan antara kalimat satu dengan kalimat lain. Oleh karena itu, konjungsi antarkalimat ini selalu memulai kalimat baru.

Contoh konjungsi antarkalimat:

  • Kami akan memulai perjalanan ini dengan berjalan kaki, sesudah itu, kami akan beristirahat di rumah penduduk.
  • Kita dilanda banjir besar tahun ini. Sesungguhnya, bencana ini telah kita ramalkan tahun kemarin.
  • Rumah-rumah di Kalimantan kebanyakan didirikan di tepi sungai. Bahkan, ada kampung di tengah laut yang dangkal.
  • Polisi hutan menangkap dua pemburu liar. Sebelum itu, mereka menangkap lima orang pemburu liar.
  • Kamu telah setuju dengan persyaratan ini. Dengan demikian, kamu pun harus menanggung semua risikonya.
  • Keadaannya memang sudah aman. Akan tetapi, kita tetap harus waspada.
8 dari 8 halaman

Penulisan Konjungsi dalam Judul

Dalam sebuah tulisan, judul menjadi hal yang sangat penting dan harus diperhatikan dengan baik. Hal ini karena judul akan menjadi pusat perhatian pembaca. Di saat pembaca akan memulai membaca sebuah teks, maka judul adalah bagian pertama yang akan dilihatnya. Oleh karena itu, penulisan judul haruslah baik dan benar.

Salah satu yang harus diperhatikan saat menulis judul adalah ketika ada konjungsi atau kata hubung. Sahabat Dream tentunya sudah mengetahui ketika menulis judul, maka huruf awal dari sebuah kata menggunakan huruf kapital.

Namun berbeda jika ada konjungsi di dalam judul tersebut. Maka huruf awal dari kata konjungsi itu menggunakan huruf kecil. Untuk memahaminya dengan lebih jelas, berikut adalah contoh judul yang menggunakan konjungsi atau kata sambung:

Penulisan judul yang salah: “ Aku Dan Kamu Suka Dia”

Penulisan judul yang benar: “ Aku dan Kamu Suka Dia”

Penulisan judul yang salah: “ Cara Mengelola Stres Dan Emosi Negatif”

Penulisan judul yang benar: “ Cara Mengelola Stres dan Emosi Negatif”

Penulisan judul yang salah: “ Beberapa Hal Yang Perlu Diterapkan Agar Sukses”

Penulisan judul yang benar: “ Beberapa Hal yang Perlu Diterapkan agar Sukses”

Penulisan judul yang salah: “ Rahasia Mendapatkan Laptop Dengan Harga Terbaik”

Penulisan judul yang benar: “ Rahasia Mendapatkan Laptop dengan Harga Terbaik”

Beri Komentar