BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Ilustrasi Belajar Bersama. (Foto: Pexels.com/Monstera)
Dream – Penggunaan kata baku dan tidak baku harus dipahami semua orang terutama ketika membuat dokumen resmi ataupun tugas kuliah. Kosakata Bahasa Indonesia yang benar sangat banyak, bahkan sebagian orang ada yang merasa asing dan tak memahami makna dari beberapa kata yang ada di dalam bahasa persatuan ini.
Bahasa Indonesia digunakan untuk menyatukan bahasa dari berbagai suku di Indonesia sehingga bisa saling berkomunikasi. Bahkan bahasa Indonesia menjadi salah satu bahan ajar yang diberikan kepada pelajar Sekolah Dasar hingga SMA/SMK.
Bahasa Indonesia baku seringkali digunakan dalam acara resmi atau formal. Sementara Bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam pergaulan sehari-hari. Penggunaan kata baku dan tidak baku harus diperhatikan. Hal ini menyangkut kesesuaian antara bahasa dan keadaan. Selain itu, penggunaan kata baku dan tidak baku juga perlu diperhatikan dengan benar supaya bisa menyesuaikan situasinya.
Berikut ini Dream mengulas tentang penggunaan kata baku dan tidak baku dari berbagai sumber. Yuk disimak!
Sebelum membahas tentang penggunaan kata baku dan tidak baku, mari kita pahami terlebih dahulu definisinya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata baku adalah kata yang dipakai sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang sudah ditetapkan. Baku artinya pokok atau utama. Istilah 'baku' juga diartikan sebagai tolok ukur yang berlaku untuk kuantitas dan kualitas yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan.
Pengertian lain menyebutkan, kata baku adalah kata yang diucapkan atau ditulis oleh seseorang sesuai dengan kaidah atau pedoman yang dibakukan. Kaidah yang dijadikan patokan bisa berupa pedoman ejaan (EYD), tata bahasa baku, dan Kamus Besar Bahasa Indonesia. Saat mengikuti acara resmi, kita akan mendengar kata-kata baku diucapkan. Selain itu, saat membaca jurnal atau karya ilmiah, kita juga akan menjumpai ragam bahasa baku.
Sementara itu, kata tidak baku adalah kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang ditentukan. Secara umum, kata tidak baku digunakan dalam obrolan sehari-hari baik sebagai bahasa tutur maupun dalam tulisan.
Setelah memahami pengertianya, kamu juga perlu mengidentifikasi ciri-cirinya supaya bisa membedakan antara kata baku dan tidak baku. Supaya tak kebingungan, simak ciri-ciri kata baku dan tidak baku di bawah ini!

Adanya kata baku sangat penting bagi masyaratak Indonesia. Kata baku menjadi pemersatu bahasa dari berbagai penutur yang berasal dari berbagai daerah.
Secara detail, fungsi kata baku dalam Bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:
Tibalah kita pada pembahasan penggunaan kata baku dan tidak baku. Umumnya, penggunaan kata baku dan tidak baku digunakan beberapa hal sebagai berikut:
Sedangkan penggunaan kata tidak baku pada umumnya dipakai dalam kehidupan sehari-hari sebagai bahasa pergaulan. Saat menyapa orang sebaya, keluarga, dan orang-orang yang dirasa akrab, maka biasanya seseorang menggunakan kata tidak baku.
Namun jika berbicara dengan orang yang lebih tinggi jabatannya atau orang yang belum akrab, biasanya orang akan menggunakan bahasa baku.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
