Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aksi Boikot Produk Cadbury Di Malaysia (ibtimes.com)
Dream - Kelompok muslim di Malaysia menyerukan boikot kepada produk-produk Cadbury. Kecaman ini dipicu setelah dua produk Cadbury terindikasi mengandung DNA babi. Pengusaha ritel muslim Malaysia mengklaim ada 800 toko yang tidak akan menjual produk Cadbury.
" Meski hanya dua produk yang terkontaminasi, mekanisme yang sama juga dilakukan untuk produk lainnya. Ada keraguan dalam pikiran kami bahwa semua produk dapat terkontaminasi," kata Dewan Penasehat Asosiasi Pengusaha Muslim di bidang Ritel dan Grosir Malaysia, Bazeer Ahmad, Jumat 30 Mei 2014.
Bazeer mengklaim sudah 800 toko di bawah asuhan asosiasi ini siap memblokir produk-produk Cadbury. Di negara yang mayoritas penduduknya muslim ini, setiap produk makanan harus melewati beberapa uji berdasarkan hukum Islam.
Seruan boikot juga datang dari Asosiasi Konsumen Muslim Malaysia. Kepala Peneliti di asosiasi, Sheik Abdul Kareem Khadaied mengingatkan kepada seluruh perusahaan untuk lebih peka terhadap isu ini. " Ini menjadi pelajaran bagi perusahaan-perusahaan di Malaysia untuk menjaga dan melindungi konsumen," ujar Abdul Kareem.
Cadbury sendiri mengatakan sudah bekerjasama dengan Departemen Urusan Islam untuk memastikan produk-produknya berpedoman halal. Pihak berwenang akan melakukan uji lagi terhadap dua produk yang terindikasi mengandung DNA babi.
" Kami memahami betapa pentingnya Halal alam komunitas Muslim. Hal ini juga yang paling penting bagi kita di sini, di Cadbury," tulis akun resmi Cadbury Malaysia. Produk dari perusahaan Mondelez International ini akan bekerjasama dengan pihak berwenang untuk menyelidiki persoalan ini.
Dua produk yang akhirnya ditarik dari pasaran itu yakni, Cadbury Dairy Milk Hazelnut dengan nomor batch 200813M01H I2, masa berlaku sampai 13 November 2014. Serta Cadbury Dairy Milk Roast Almond dengan nomor batch 221013N01R I1, masa berlaku sampai 15 Jan 2015. (Ism, Sumber: BBC News)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya