Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Akun X @nazu`s
DREAM.CO.ID - Polisi menembakkan gas air mata ke area kampus Universitas Islam Bandung (UNISBA) dan Universitas Pasundan (UNPAS), Selasa 2 September 2025 dini hari. Kejadian tersebut membuat suasana semakin tak kondusif. Bentrokan antar aparat dengan sekelompok mahasiswa tak bisa dihindari.
Insiden ini berlangsung sejak Senin malam hingga Selasa dini hari. Aparat kepolisian memasuki area kampus dan menembakan petasan serta gas air mata. Kejadian ini memakan korban, termasuk pertugas kampus yang tengah berjaga kala itu.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, peristiwa tersebut bermula dari patroli gabungan antara TNI dan Polri tengah menyisir setiap jalan di Bandung. Tujuannya tentu saja untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.
" Patroli gabungan ini merupakan upaya pencegahan agar tidak terjadi aksi-aksi yang dapat mengganggu ketertiban," ungkap Kombes Hendra dalam keterangan resmi.
Tim patroli kemudian menemukan sekelompok orang berbaju hitam berupaya memblokir jalan di area Tamansari yang lokasinya tidak jauh dari kampus Unisba dan Unpas. Massa secara khusus merancang skenario provokasi untuk memancing petugaas dan memaksa mundur ke kampus Unisba.
" Ada provokasi di dalam kampus Unisba dengan melempar bom molotov ke tim polri. Tim kemudian menembakan gas air mata di jalan raya yang tertiup angin hingga ke parkiran Unisba. Kami lakukan itu untuk menjaga keamanan dan kami tidak melakukan aksi penyerangan," jelasnya.
Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak kampus Unisba dan Unpas mengenai jumlah korban dan tingkah keparahan luka yang dialami. Keamanan area Jalan Tamansari masih dalam pengawasan ketat pihak kepolisian. Masyarakat diminta untuk menghindari area tersebut.
Kejadian ini menuai atensi publik. Di media sosial, rekaman CCTV yang memperlihatkan kejadian di area Jalan Tamansari tersebar. Kondisinya begitu menegangkan dan tentu membuat banyak pihak khawatir. Masyarakat ramai-ramai menuntut keadilan untuk masalah ini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya