Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Instagram @pemkot.makassar
DREAM.CO.ID - Nasib nahas dialami oleh seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Rusdamdiansyah atau Dandi. Niat hati hanya ingin menyaksikan aksi demonstrasi, driver malang itu justru harus berpulang.
Dandi meninggal dunia setelah dituding sebagai intelijen saat aksi demonstrasi berlangsung. Massa yang sudah terbakar emosi dilaporkan mengeroyok Dandu hingga nyawanya melayang.
Insiden ini terjadi di depan kampus UMI, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (29/8/2025) lalu. Kabar duka ini disampaikan oleh Grab Indonesia melalui akun instagram pribadinya @grabid.
" Dengan penuh duka, kami membenarkan bahwa sosok yang berpulang dalam insiden di Makassar semalam (29 Agustus 2025) adalah Mitra Pengemudi kami, Almarhum Rusdamdiansyah (Dandi)," begitu isi keterangan di akun instagram Grab Indonesia.
" Almarhum telah lebih dari 7 tahun bersama kami, tumbuh dan berjalan bersama. Beliau bukan sekadar mitra pengemudi, tetapi pejuang jalanan yang setia, sahabat bagi sesama mitra, dan bagian dari keluarga besar Grab," sambungnya.
Setelah dikeroyok massa, Dandi dinyatakan meninggal dunia keesokan harinya, Sabtu (30/8) di RSUP CPI Makassar. Sebelumnya, kondisi Dandi dinyatakan kritis.
Pihak keluarga Dandi tak terima dengan kejadian yang menimpa Dandi. Mereka menuntut keadilan kepada aparat kepolisian untuk segera menemukan pelaku pengeroyokan. Aksi demonstrasi di Makassar berujung kerusuhan pada Jumat (29/8).
Sebelum Dandi, pengemudi ojol bernama Affan Kurniawan tewas di tengah demonstrasi Jakarta. Kala itu, Affan yang diduga hendak menyebrang jalan untuk mengantarkan pesanan makanan justru tewas mengenaskan dilindas mobil taktis atau rantis Brimob.
Affan meninggal dunia pada Kamis (28/8) malam. Sebelumnya, ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) usai dilindas mobil rantis. Namun, nyatanya tak tertolong hingga dinyatakan meninggal dunia. Duka mendalam dirasakan oleh keluarga.
Kejadian ini begitu menyita perhatian publik. Banyak yang menuntut keadilan untuk Affan dan berharap pelaku yang berjumlah tujuh orang dihukum seberat-beratnya. Pihak kepolisian terus menyelidiki kasus ini dan maasyarakat terus memantau perkembangannya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
