Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Prabowo Konferensi Pers Di Istana Merdeka, Minggu 31 Agustus 2025.
DREAM.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto hari ini, Minggu, 31 Agustus 2025 menggelar konferensi pers di Istana Merdeka dengan didampingi sejumlah petinggi partai politik, sebagai respons kondisi politik dan sosial Indonesia yang memanas. Presiden menegaskan akan mengundang sejumlah tokoh termasuk mahasiswa untuk berdialog.
“ Saudara-saudara sekalian, sekarang saya juga akan meminta pimpinan DPR, untuk langsung mengundang tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh mahasiswa, tokoh-tokoh dari kelompok yang ingin menyampaikan aspirasinya, supaya bisa diterima dengan baik dan langsung berdialog,” kata Presiden Prabowo dalam pernyataannya yang disiarkan secara langsung, Minggu, 31 Agustus 2025 di Youtube Sekretariat Presiden.
Dalam pernyataannya, Presiden juga mengungkap kalau sudah mendiskusikan kebijakan soal tunjangan DPR dan moratorium ke luar negeri. Dua hal ini akan dicabut.
“ Tadi sudah saya sampaikan. Mereka pun sekarang sudah akan segera melakukan pencabutan terhadap beberapa kebijakan di DPR RI. Tadi saya sudah sampaikan, besaran tunjangan kepada anggota DPR dan moratorium kunjungan kerja rumah negeri, sudah segera mereka tindak lanjuti,” kata Prabowo.
Kenaikan tunjangan terhadap anggota DPR berupa tunjangan rumah, mobil dan berbagai tunjangan lainnya yang naik cukup signifikan, jadi salah satu pemicu gelombang demonstrasi hingga hari ini. Hal itu karena dianggap tidak sesuai dengan kondisi ekonomi Indonesia yang tengah terjadi gelombang PHK dan sedang tidak baik-baik saja.
Puncaknya, demonstrasi Kamis malam, 28 Agustus 2025 yang sempat rusuh di kawasan Jakarta Pusat. Berujung pada tewasnya seorang Ojol bernama Affan Kurniawan, dilindas mobil Rantis Brimob. Gelombang demonstrasi yang lebih besar pun tak terelakkan `menular` ke berbagai daerah bahkan sampai terjadi penjarahan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya