Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© 2025 Https://www.instagram.com/aurelie
Bukan hanya sekali, Aurelie mengaku berkali-kali mendapat tawaran serupa. “ Aku ditawarin beberapa kali, tapi aku selalu tolak. Dan aku sekarang makin bersyukur dengan keputusan itu,” ungkapnya.

Dalam video berdurasi beberapa menit itu, Aurelie bercerita bahwa tawaran pertama datang pada 2016. Awalnya, ia dan ibunya diajak ngopi oleh seorang aktris senior yang sebenarnya tidak begitu akrab. Namun ternyata, ajakan itu punya agenda tersembunyi: memperkenalkan Aurelie ke seorang bos partai.
Di situlah Aurelie mendengar tawaran mengejutkan. Ia dijanjikan gaji bulanan ratusan juta rupiah, kedudukan terjamin, bahkan jalan pintas pendidikan. Tapi pekerjaan yang ditawarkan justru membuat Aurelie terheran.
“ Katanya aku tinggal ikut Bapak (petinggi partai), bikin rame aja kalau ada acara, dan kalau harus ngomong nanti aku dikasih script. Jadi kayak boneka doang. Aku ga mau dong,” tegas Aurelie.
Meski menolak, Aurelie mengaku tawaran serupa tetap datang. Kali ini, pihak yang menghubunginya mencoba meyakinkan dengan alasan lain. Kemampuannya berbicara lima bahasa dianggap akan sangat berguna dalam forum internasional.
“ Orangnya bilang, ‘kamu bisa lima bahasa, itu kepake banget kalau meeting sama orang luar negeri.’ Tapi aku mikir, aku kan ga punya background politik sama sekali. Aku dari dulu syuting terus, bahkan ga sempet kuliah,” ujarnya.
Aurelie jujur mengaku minder karena belum menempuh pendidikan tinggi. Namun, justru di situlah ia kembali dikejutkan. Pihak yang menawarinya mengatakan hal itu bisa “ diatur”.
“ Katanya aku bisa langsung S2 aja, nanti S1-nya gampang, dibuat singkat aja. Aku cuma bengong dengernya. Kalau pendidikan aja bisa diakalin, apalagi yang lain,” ucapnya sambil menggeleng.
Cerita itu membuat Aurelie menyadari ada sesuatu yang salah dalam sistem politik di Indonesia. Ia merasa dirinya hanya dijadikan alat untuk meramaikan panggung, tanpa kontribusi nyata.
“ Kalau ada public figure yang mau terjun ke politik, jangan cuma karena uangnya gede. Tapi harus karena beneran mau bikin Indonesia lebih baik,” pesannya.
Video Aurelie ditutup dengan layar hitam bertuliskan kata “ GELAP”, sebuah simbol sekaligus kritik halus terhadap kondisi politik tanah air.
Unggahan Aurelie langsung jadi bahan perbincangan hangat. Ribuan komentar masuk, sebagian besar memuji ketegasan sikapnya.
Ada yang menulis, “ PROUD OF YOU.” Ada juga yang lebih emosional, “ Negara ini udah gila, malu banget sama kelakuan politikus.”
Seorang netizen bahkan nyeletuk soal nilai raportnya sendiri, “ Mana raportku lebih bagus daripada yang digaji ratusan juta 😩.”
Namun, yang paling banyak muncul adalah komentar dukungan. Warganet menilai integritas Aurelie patut diteladani. “ Here’s the 👑!!!! hormat sama orang yang punya prinsip kaya gini,” tulis salah satu akun.
Pengakuan Aurelie Moeremans mungkin terdengar mengejutkan, tapi di saat yang sama membuka mata banyak orang. Bahwa di balik panggung politik, ada praktik-praktik yang bisa membuat publik figure sekadar jadi “ pemanis”.
Dengan menolak tawaran menggiurkan itu, Aurelie menunjukkan bahwa uang besar dan jalan pintas tidak selalu bisa membeli integritas. Dan itu, bagi warganet, adalah langkah berani yang layak dihormati.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya