Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Penyebaran Covid-19 masih terjadi meski program vaksinasi terus berjalan. Kasus harian tetap muncul, bahkan mencapai level 6.000-an.
Saat ini, Indonesia ada di peringkat ke-18 global dengan kasus Covid-19 sudah lebih dari 1,6 juta dan kematian lebih dari 44 ribu. Indonesia masih perlu waspada karena baru melakukan vaksinasi sekitar 2 persen dari target sebanyak 181 juta jiwa.
Dokter Spesialis Paru, Erlina Burhan, mengingatkan masyarakat terus menjalankan protokol 5M. Juga menjaga imunitas tubuh agar pencegahan bisa benar-benar dilaksanakan.
" Kita sudah sangat menderita, karena pandemi tidak kunjung selesai," ujar Erlina dalam webinar Rabu, 28 April 2021.
Menurut Erlina, Indonesia bisa belajar dari India yang baru-baru ini mengalami tsunami Covid-19 dengan jumlah kasus positif harian mencapai 300 ribu lebih. Itu terjadi karena masyarakat abai dengan protokol kesehatan dan mereka merasa sudah divaksin.
Sebagai catatan, kasus positif di Indonesia sebagian besar adalah orang tanpa gejala (OTG) dan titer antibodi penyintas Covid ini tergantung pada masing-masing orang dan kondisi yang dihadapi. Sehingga titer antibodinya ada yang bertahan 3-8 bulan untuk selanjutnya menurun.
Jika herd immunity karena vaksinasi ini tidak tercapai, maka penularan akan terus terjadi dan menyebabkan potensi mutasi virus. Apalagi cakupan vaksinasi yang masih kecil, potensi mutasi virus menjadi risiko tersendiri.
" Kalau kita ingin ingin mencegah mutasi, yang harus dilakukan adalah mencegah penularan yang terus menerus terjadi itu," kata Erlina.
Selain itu, orang yang telah dilakukan vaksinasi responnya bisa beragam tergantung usia, gender, kualitas gizi, memiliki penyakit penyerta, dan stres. Untuk menunjang penguatan imun tubuh, masyarakat untuk mengonsumsi produk herbal sebagai immunomodulator.
" Penggunaan immunomodulator seperti echiancea purpurea ternyata bisa meningkatkan titer antibodi terhadap vaksinasi. Respon tubuh menjadi lebih baik," kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Gatot Soegiarto.
Gatot menjelaskan pada jeda antara vaksinasi dosis 1 dan 2, immunomodulator dapat dikonsumsi. Hal ini memang tergantung obat yang dikonsumsi.
Jika obatnya steroid, obat penurun panas, dikonsumsi hanya sehari sesuai kebutuhan tidak masalah. Tapi jika berkepanjangan, ada jurnal yang meneliti konsumsi yang berlebihan dengan jenis obat ini maka titer antibodinya menurun.
Sedangkan jika yang digunakan adalah immunomodulator echinacea purpurea justru yang meningkatkan titer antibody. Bagi lansia disarankan mengonsumsi immunomodulator seperti echinace purpurea, karena dapat membantu meningkatkan imun yang lemah.
Reporter : Radhika Nada
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya