Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Selalu buka puasa, baju baru, tradisi di masyarakat yang sangat melekat selama Ramadan adalah mudik ke kampung halaman. Hampir semua orang rela menghabiskan waktu dan perjalananan beratus kilometer untuk bisa merayakan Lebaran bersama orang tua.
Dengan pulang ke kampung halaman, momen Lebaran pun makin terasa hangat karena dapat berkumpul dengan sanak keluarga.
Tapi momen paling dinantikan itu harus tertunda kembali di tahun ini. Pemerintah telah menetapkan meniadakan kegiatan mudik untuk Lebaran 1442 Hijriah ini. Tradisi ini harus terhenti sementara karena masih adanya pandemi Covid-19 dan tingginya kasus baru.
Berkaca pada pengalaman libur Natal dan Tahun Baru yang lalu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, terjadi kenaikan kasus konfirmasi positif COVID-19. Alasan kedua adalah jumlah tenaga medis yang meninggal dunia cukup banyak.
“ Bahkan, kematian tenaga kesehatan lebih dari 100 orang,” kata Budi Karya, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.
Alasan peniadaan program mudik Lebaran kali kedua juga dipicu terjadinya lonjakan kasus yang drastis pada Januari dan Februari 2021. Faktor lainnya adalah orang tua yang akan dikunjung umumnya sudah Lanjut Usia (Lansia) yang artinya masuk kategori berisiko tinggi tertular COVID-19.
“ (Terakhir), negara-negara maju pun ada kenaikan signifikan, seperti di India dan beberapa negara di Eropa,” kata dia.
Melihat penyebaran virus COVID-19 yang makin bergerilya, Pemerintah akhirnya memutuskan untuk meniadakan arus mudik yang pelaksanaanya diperluas menjadi 22 April kemarin sampai 22 Mei 2021 mendatang.
“ Kami sarankan tidak meneruskan rencana mudik. Tinggal di rumah,” tegas Budi Karya.(Sah)
Dream - Sejak 24 April 2020 diterapkan kebijakan pelarangan mudik. Para pekerja di kota dilarang untuk kembali ke kampung dengan transportasi apa pun demi mengurangi penularan Covid-19.
Rupanya masih ada yang membandel dan berusaha untuk pulang ke kampung dengan berbagai cara. Sebuah unggahan foto viral di Twitter yang memperlihatkan para penumpang duduk di bagasi bus antar kota antar provinsi (AKAP).
Para penumpang ini berusaha bersembunyi agar bisa mengelabui petugas. Pasalnya, jika dilihat petugas terdapat penumpang di dalam bus, maka langsung diminta putar balik dan dilarang masuk ke perbatasan tol.
© © Twitter
Awalnya foto ini diunggah oleh akun @saeval, dalam keterangan foto tertulis kalau gambar itu diambil di kawasan Ciledug. Akun tersebut kemudian dikunci dan diunggah lagi oleh akun @akurommy.
Dari unggahan @akurommy rupanya ada yang memberi penjelasan. Sebenarnya penumpang sendiri yang meminta untuk duduk di bagasi, mereka juga tak mau putar balik. Hal ini agar bus tetap bisa berjalan.
Menurut penuturan akun @JonWiraHutama selepas pos penyekatan, penumpang kembali naik ke tempat duduk dan bus jalan menuju Yogyakarta.
" Bahkan dari PT bus tersebut ada refund beberapa % dari harga tiket dan sebenarnya seluruh penumpang sudah membawa kartu sehat," tulisnya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan