Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Ilustrasi (Shuuterstock.com)
Dream - Mengatur keuangan saat libur Lebaran sangat penting. Sebab, biasanya banyak orang kalap membelanjakan banyak uang untuk kebutuhan yang sebenarnya tidak penting-penting amat.
Jika sudah demikian, maka siap-siap kantong kamu kempis setelah Lebaran. Apalagi saat libur lebaran banyak barang kebutuhan pokok yang harganya naik. Belum lagi memberikan angpao kepada keponakan.
Oleh karena itu, perlu strategi mengatur keuangan selama libur Lebaran agar pengeluaran tidak membengkak.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menekan pengeluaran selama libur Idul Fitri. Berikut ini beberapa langkah yang bisa kita lakukan:
1. Baju Baru
Sudah jadi tradisi saban Lebaran kita membeli baju baru. Pengeluaran ini harus diatur. Kita bisa berhemat karena biaya untuk membeli pakaian baru bisa dipilih.
Pilih pakaian dengan harga murah tapi berkualitas. Jangan lupa memanfaatkan baju lama yang masih bagus unttuk Lebaran, sehingga tidak perlu beli banyak baju Lebaran.
2. THR
Memberi angkau atau THR kepada sanak saudara, terutama anak-anak, sudah menjadi tradisi. Memberi THR menjadi kebahagiaan buat si pemberi maupun penerimanya.
Namun pertimbangkan besaran THR yang akan diberikan untuk satu anak. Pikirkan juga jumlah anak yang harus diberi THR di keluarga.
3. Kuliner
Pengeluaran untuk kuliner khas Lebaran bisa ditekan bila kita memasaknya sendiri dan tidak membelinya dari toko. Namun pastikan kita lihai membuat kue maupun memasak menu Lebaran.
Namun bila tak punya skill, kita bisa membeli kue maupun menu Lebaran dengan harga yang murah namun tetap berkualitas.
4. Mempercantik rumah
Kita tentunya tidak ingin para tamu melihat rumah masih belepotan dan seperti kapal pecah. Kita bisa mendandani rumah dengan tenaga kita, tidak perlu membayar tenaga orang lain untuk mempercantik rumah.
Kita bisa mengecat tembok sendiri maupun mengganti perabot dengan biaya lebih ditekan bila dilakukan sendiri.
5. Biaya tak terduga
Kita tak bisa menebak apa yang akan terjadi saat Lebaran. Dalam meminimalkan biaya tak terduga saat libur Lebaran, kita bisa membuat daftar keperluan primer dan sekunder.
Keperluan primer seperti obat-obatan serta akomodasi merupakan keperluan primer dan harus diprioritaskan. Dan keperluan sekunder bisa diminimalkan dengan memilih harga yang murah dan wajar. Daftar prioritas juga perlu dibuat untuk menekan pengeluaran.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya