Penyebab Kematian Bos Matahari Versi Keluarga

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 12 Maret 2018 13:00
Penyebab Kematian Bos Matahari Versi Keluarga
Pihak keluarga menampik Hari punya riwayat penyakit jantung.

Dream - Misteri meninggalnya pendiri Matahari Departement Store Hari Darmawan dijawab pihak keluarga. Juru bicara keluarga, Roy Nicholas Mandey menduga penyebab Hari meninggal dunia yaitu akibat serangan jantung.

" Beliau diperkirakan terkena serangan jantung yang kemudian terjatuh dan ditemukan meninggal dunia di pinggir sungai yang terletak di belakang vila favorit beliau di Megamendung, Bogor," kata Roy saat ditemui Liputan6 di Rumah Duka Kertha Semadi Blok VIP, Denpasar, Minggu, 11 Maret 2018.

Tetapi sepanjang pengetahuanny, Roy tak mengetahui jika Hari memiliki catatan kesehatan penyakit jantung.

Namun dalam beberapa hari belakangan, Roy mengungkapkan jika pemilik Taman Wsiata Matahari itu memang mengeluhkan kondisi kesehatannya.

" Beberapa hari belakangan beliau memang mengeluh tidak enak badan," ucap Roy.

Saat ini, jenazah Hari Darmawan disemayamkan di Rumah Duka Kertha Semadi. Rencananya, jasad Hari akan dikremasi pada Rabu, 14 Maret 2018.

(Sah/Sumber: Liputan6.com/Dewi Divianta)

1 dari 2 halaman

Tubuh Hari ditemukan mengapung di Ciliwung

Dream - Meninggalnya pendiri Matahari Department Store, Hari Darmawan, cukup mengejutkan publik. Ini lantaran Hari meninggal dalam kondisi mengapung di sungai Ciliwung.

Salah satu warga sekitar, Basri, mengaku sempat melihat Hari sebelum dinyatakan hilang. Menurut dia, Hari sempat meminta sopirnya untuk mengambilkan sesuatu.

" Disuruh ambil air di mobil," kata Basri, dikutip dari pojoksatu.id.

Senior Marketing and Creative Manager TWM, Ilham Fadjriansyah, mengatakan Hari sedang beristirahat di salah satu vilanya sebelum kejadian. Di vila yang terletak di Cilember, kata Ilham, Hari sempat membaca koran.

" Nggak sempat menginap, beliau hanya beristirahat sambil baca koran," kata Ilham.

Selanjutnya, menurut Ilham, Hari sempat akan kembali ke rumahnya di TWM. Tetapi, Hari menyempatkan diri melihat sungai sebelum akhirnya terpeleset.

2 dari 2 halaman

Ada Luka di Tubuh Hari Darmawan

Kapolsek Cisarua, Kompol Ijang Taojiri, mengatakan sempat dilakukan pemeriksaan singkat terhadap jenazah Hari. Menurut dia, ada luka di kepala Hari.

" Iya, lukanya di dahi karena terbentur baru," kata Ijang.

Ijang mengatakan pihaknya mendapat laporan hilangnya Hari pada Sabtu dini hari pukul 03.00 WIB. Setelah mendapat laporan itu, polisi bergerak di dua TKP, vila Hari dan Taman Wisata Matahari (TWM).

" Laporan jam 3. Jam 4 datangi dua TKP, baik di vila maupun TWM. Kita mengamankan barang bukti, saksi ada enam dan memeriksanya," kata Ijang.

Sejumlah barang bukti yang diamankan seperti uang tunai, cincin, pakaian, dan dompet. Sementara polisi tidak menemukan ponsel milik Hari.

Dugaan sementara, Hari meninggal karena terpeleset di Sungai Ciliwung. Menurut Ijang, ada jejak korban yang ditemukan di sekitar TKP.

" Bekas ada, karena di sungai dia berdiri tepat di samping vila. Bahkan vilanya pas di bibirsungai. Jadi tidak ada jarak antara vila dengan sungai," kata Ijang.

Beri Komentar