Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Tak Dilayani, Pria Aniaya Anak dan Istri

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Sabtu, 13 Februari 2021 10:01
Tak Dilayani, Pria Aniaya Anak dan Istri
Suami mengamuk lantaran istrinya menolak untuk berpelukan dan dicium.

Dream - Seorang pria, Adam Malik, 19 tahun, diduga tega menganiaya istri dan anaknya yang berusia 4 bulan lantaran persoalan sepele. Ia mengamuk lantaran istrinya menolak untuk berpelukan dan dicium.

Kejadian ini membuat Adam Malik warga Jl KH Damanhuri diamakna ke Pos FKPM Pelita. Sedangkan, istrinya melarikan anaknya ke Rumah Sakit AW Sjahranie untuk mendapat perawatan medis.

Anak korban sempat alami kekerasan oleh Adam Malik. Dengan pukulan, tendangan dan menceburkannya ke dalam bak mandi.

 

1 dari 6 halaman

Ketua FKPM Pelita Marno Mukti menjelaskan pihaknya mengamankan pelaku Adam setelah mendapat informasi ada tindak kekerasan seorang pria terhadap istri dan anaknya.

" Menurut pelaku, dirinya kesal dan berbuat kasar karena kesal dengan istrinya tak mau dipeluk dan dicium. Pelaku juga sempat ancam istrinya dibunuh dengan pisau," katanya dikutip dari kaltim.prokal.co, Kamis 11 Februari 2021.

Kini, FKPM Pelita menyerahkan pelaku Adam untuk dibawa ke markas Polres Samarinda. Setelah adanya laporan korban istri secara resmi ke polisi.

2 dari 6 halaman

Sering Lakukan KDRT

Keterangan dihimpun FKPM Pelita, pelaku Adam sudah menganiaya ketiga kalinya. Hingga akhirnya siang tadi, bayinya pun dirawat di RSUD AW Sjachranie.

" Jadi kasus ini dilanjutkan ke kepolisian, karena kasus penganiayaan cukup nekat disertai pengancaman. Istri sekaligus korban juga diduga disayat-sayat menggunakan pisau," ujar Marno.

Sekira pukul 18.05 WITA, Adam lalu dibawa personel Samapta Polresta Samarinda, ke Mapolresta Samarinda di Jalan Slamet Riyadi. Ia kini terancam dipenjara, menyusul dugaan perbuatannya menganiaya anak dan istrinya.

Sumber: kaltim.prokal.co

3 dari 6 halaman

Sering Main TikTok, Istri Disiram Air Keras karena Suami Cemburu

Dream - Aplikasi TikTok sedang naik daun. Banyak orang bermain aplikasi media sosial tersebut dengan mengunggah foto maupun video untuk membagikan berbagai kisah.

Namun, terlalu sering main TikTok --begitu juga dengan platform media sosial lain-- kurang bagus. Bisa-bisa kita lupa waktu sehingga banyak tugas yang terbengkalai karena terlalu asyik main media sosial.

Seperti yang terjadi di Kota Padang, Sumatera Barat, berikut ini. Seorang istri berinisial EY menjadi korban kekerasan rumah tangga. Wanita 27 tahun itu disiram air keras oleh sang suami saat tidur pulas.

Sang suami merasa cemburu karena EY sering kali bermain aplikasi TikTok.

 

 

4 dari 6 halaman

Perkara Cemburu

Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis 5 November 2020, sekitar pukul 15.30 WIB. Akibat penyiraman air keras itu, bagian wajah, bahu, dan lengan EY, melepuh.

“ Saya sedang tidur, tidak tahu sudah disiram aja. Kayaknya memang air keras disiram suami. Ya karena dia cemburuan,” kata EY saat melapor ke Polresta Padang.

EY sehari-hari bekerja menjual pakaian dengan memanfaatkan media sosial. Akibat sering mengantarkan pesanan dan dihubungi konsumen, suami koban akhirnya terbakar cemburu.

“ (Tik tok) kan tidak semua badan tampil, hanya muka. Kadang ada orang nelpon, suami selalu bilang enggak laki-laki lain. Dia memang cemburuan orangnya, sama adik kandung juga cemburu,” jelasnya.

 

5 dari 6 halaman

Sudah Sering Mengalami KDRT

Dia mengatakan, suaminya tersebut telah sebulan lebih tidak bekerja, sehingga semua kebutuhan rumah tangga ditanggungnya sendiri. Tindakan kekerasan ini sebelumnya telah sering dialaminya.

“ Sudah sering ancam juga, mau bunuh, mau ini, sudah sering. Setelah siram saya dia kabur bawa sepeda motor sama bawa anak saya satu. Anak dua, satu lagi sama saya,” ujarnya.

6 dari 6 halaman

Masih Dalam Proses Pencarian

Laporan korban telah diterima Polresta Padang bernomor STTLP/595/B1/XI/2020/Resta SPKT Unit II. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Padang melakukan olah tempat kejadian perkara di kediaman korban di Perumahan Pemda Lubuk Minturun, Koto Tangah, Kota Padang.

Hal ini untuk mencari alat bukti serta mencari tahu jenis air keras yang disiram pelaku. Sebelumnya, korban juga telah melakukan visum di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, mengatakan bahwa polisi telah menerima laporan EY. Penyelidikan terus dilakukan dan melacak keberadaan Suami EY yang kabur usai kejadian.

“ Memang ibu ini telah datang ke Polresta Padang untuk melaporkan kekerasan dalam rumah tangga. Perempuan ini telah disiram air keras oleh suaminya dikarenakan cemburu sering bermain aplikasi Tik Tok,” kata Rico.

“ Pelaku saat ini masih dalam pencarian. Karena setelah kejadian, pelaku langsung melarikan diri. Kami berusaha melakukan pengejaran terhadap pelaku,” sambungnya.

Sumber: Langgam.id