Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anaconda Hijau Raksasa (Foto: Cuplikan Video YouTube)
Dream - Meskipun tidak berbisa, ular anaconda dapat membunuh mangsa dengan belitannya yang sangat kuat.
Selain itu, ular yang biasanya berukuran besar ini dapat berenang dan tetap berada di bawah air sementara kepalanya di atas air.
Sebagai salah satu jenis ular raksasa, Anaconda biasanya hidup di rawa-rawa, paya-paya dan sungai-sungai berair keruh di Amerika Selatan.
Namun dua warga Brasil Bartolomeo Bove and Juca Ygarape malah bertemu anaconda di Sungai Formoso yang berair jernih.
Anaconda biasanya keluar dari hibernasi dari akhir Juli hingga awal Agustus. Sementara suhu air di Sungai Formoso adalah 22-24 derajat sepanjang tahun.
Tetapi selama musim hujan, udaranya menjadi lebih dingin daripada air, sehingga anaconda menghabiskan lebih banyak waktu di dalam air.
Saat inilah Bove dan Ygarape yang sedang menyelam di Sungai Formoso bertemu dengan seekor anaconda berukuran raksasa berenang di dalam air.
Mereka berhadapan dengan anaconda hijau. Panjangnya kira-kira tujuh meter dengan bobot sekitar 90 kilogram.
Dalam video, ular itu sedang berbaring di dasar sungai. Begitu melihat kamera, ular itu mendekat sambil terus menjulurkan lidah ke kamera sebelum berenang menjauh.
Bove, penyelam dan videografer bawah air profesional, mengikuti ular itu untuk untuk mendapatkan lebih banyak rekaman.
Bove mengatakan videonya ini membuktikan bahwa anaconda bukan termasuk jenis ular yang agresif dan berbahaya.
" Seperti yang ditunjukkan dalam rekaman, anaconda berenang dengan tenang dan sama sekali tidak peduli dengan kehadiran kita. Terkadang dia mendekat, ingin tahu tentang kamera saya, dan menjilati lensa," kata Bove.
Anaconda hijau adalah spesies ular terbesar di dunia dan dapat tumbuh hingga 9,1 meter dan beratnya mencapai 250 kg.
Ular-ular ini bergerak sangat cepat. Mereka membunuh dengan membelit mangsanya hingga susah bernapas sebelum akhirnya mati lemas.
Anaconda dapat menyesuaikan rahangnya agar dapat menelan mangsa yang jauh lebih besar dari dirinya.
Mangsa anaconda hijau bermacam-macam, dan umumnya bertubuh lebih besar darinya. Beberapa mangsa favorit anaconda hijau antara lain capybara, babi hutan, burung, kura-kura dan kadang-kadang jaguar.
Dua penyelam berhadapan dengan seekor ular anaconda hijau berukuran tujuh meter dengan berat 90 kilogram.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya