7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Suwarto Dan Irianto (BBC)
Dream - Suwarto, ayah pilot pesawat AirAsia QZ 8501, Kapten Irianto, berharap putranya kembali dalam kondisi selamat. Dia mengaku terakhir kali bertemu dengan Irianto saat pemakaman putranya yang lain pekan lalu.
" Saya ingin anak saya kembali dalam keadaan selamat dan sehat, tetapi jika itu tidak terjadi, jika Allah tidak menginginkan hal itu, itu di tangan nasib," kata Suwarto sebagaimana dikutip dari laman Al Arabiya, Selasa 30 Desember 2014.
" Anakku, dia tidak sendirian di pesawat. Jika ini adalah kehendak Tuhan, kami pasrah," tambah dia. [Baca juga: Kronologi Hilangnya Pesawat AirAsia]
Pesawat AirAsia QZ 8501 rute Surabaya – Singapura hilang pada Minggu 28 Desember 2014. Pesawat tersebut mengangkut 155 penumpang dan 7 kru termasuk Kapten Irianto. [Baca juga: Bayi Itu Terbang Bersama AirAsia]
Kapten Irianto merupakan pilot berpengalaman. Pria kelahiran 12 Desember 1961 itu merupakan mantan pilot jet tempur F5 TNI Angkatan Udara. Setelah pensiun dini, Irianto menjadi pilot Fokker Merpati, kemudian pindah ke Adam Air, dan terakhir ke AirAsia. [Baca juga: Profil Singkat Kapten Irianto]
Ayah dari Angelina Anggi (25) dan Arya Galih Gegana (8) ini telah mengantongi jam terbang yang cukup tinggi. Tercatat, suami Widya Sukati Putri ini telah memiliki total penerbangan 20.537 jam, 6.053 jam di antaranya terbang bersama AirAsia Indonesia. [Baca juga: Pesan Putri Pilot Air Asia QZ-8501] (Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?